<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008</id><updated>2011-11-28T07:35:38.153+07:00</updated><title type='text'>ngalembono</title><subtitle type='html'>Do not expect focus in this blog. It swings from one side to another. It's only about my thoughts.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-7912505432143274669</id><published>2011-11-11T07:18:00.001+07:00</published><updated>2011-11-12T21:46:04.142+07:00</updated><title type='text'>Kisah Saputra, Loper Koran yang Jadi Juara di Markas Milan</title><content type='html'>Kisah Saputra, Loper Koran yang Jadi Juara di Markas Milan Irwan Nugroho - detiksportShare42   detikSport/Irwan Nugroho Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img height="150" src="http://images.detik.com/content/2011/11/11/76/Saputra.jpg" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prestasi memang tidak memandang apakah seseorang berasal dari keluarga kaya atau miskin. Saputra (14), seorang remaja yang sehari-harinya menyambi sebagai loper koran, lolos seleksi tim Indonesian All Star. Bersama rekan-rekan satu tim, ia berhasil mempertahankan gelar juara Intesa Sanpaolo Cup 2011.Saputra dkk. menggondol piala Intesa Sanpaolo Cup 2011 yang digelar oleh klub termasyur di Italia, AC Milan. Intesa Sanpaolo Cup sendiri merupakan turnamen tahunan yang menyedot perhatian di Milan Junior Camp Day.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di final 5 November lalu, para remaja asuhan pelatih Bambang Waskito itu menundukkan tim gabungan Venezuela-Brasil dengan skor 2-0. Sementara dalam ujicoba dengan para pemain junior AC Milan Soccer Academy yang dihelat setelah kejuaraan selesai, tim Indonesian All Star juga menang 3-2. Tim Indonesian All Star merupakan tim pertama yang mengalahkan tim junior AC Milan yang dilatih dengan ketat.Saputra pun merasa bangga bisa mempersembahkan hasil tersebut. Stiker tim Indonesian All Star ini menceritakan, kekompakan tim menjadi faktor penentu kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kompak, timnya mempunyai semangat yang luar biasa sehingga mampu menggunguli 25 negara peserta turnamen sepak bola lainnya."Tim Indonesia sangat kompak dan terus banyak sekali motivasi. Kalau mau pas di lapangan semangat semua," kata Saputra, yang ditemui di sela-sela pertemuan tim Indonesian All Star dengan Wakil Presiden Boediono di Kantor Wapres, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2011).Saputra adalah remaja kelahiran Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), 6 November 1997. Ia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Sejak kelas empat SD, Saputra sudah harus bekerja membantu orangtuanya yang beralamat di Jl Bendungan Lrg, Rawa Laut RT 03 RW 01 No 180/199, Palembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membantu perekonomian keluarga, remaja berambut cepak ini tak sungkan menjadi loper koran. Saban pagi, sebelum berangkat ke sekolah, ia menyetor koran ke lapak-lapak dan pelanggan. Setiap hari, uang Rp 15-20 ribu dikantonginya dari berjualan koran. Uang hasil jerih payahnya itu sebagian ia pergunakan untuk jajan dan sebagian lagi diberikan kepada ibunya yang cuma buruh cuci rumah tangga."Dari kelas 4 SD sampai kelas 3 SMP. Tapi kelas 3 ini sekolah pagi, jadi cukup untuk langganan bulanan atau di tempat sekolah. Guru-guru kadang beli sama aku," ucap Saputra.Sebagaimana anak seusianya di Palembang, Saputra juga gemar olah raga sepakbola. Ia mulai menenekuni sepakbola sejak usia 5 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beranjak sedikit dari umur belianya tersebut, ia masuk ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Sportivitas di Palembang. Sayang, gara-gara tidak punya uang, Saputra tidak bisa meneruskan latihan di SSB tersebut.Pada prosesnya, kenang Saputra, ia memperoleh beasiswa sekolah sepak bola dari PT Pusri. Selama 3 tahun ini, ia giat berlatih di Pusri tiga kali seminggu. Namun, di tengah kesibukan untuk latihan rutin Saputra tetap melakukan pekerjaannya sebagai loper koran. Bahkan, dari aktivitasnya sebagai loper koran tersebut ia mengenal banyak pemain Sriwijaya FC dari dekat."Aku kebetulan jualan koran juga di mess-nya. Jualan koran. Ya, masih sampai sekarang. Biasa kamar Arif Suyono, Supardi Nasir, Firman utina. Jualan koran pagi, tapi kadang nunggu pemain selesai bangun tidur itu lama. Jadi, ya, sudah kumasukin di bawah pintu, siang baru ambil uangnya," tutur Saputra.Ke ItaliaSaputra tentu ingin meraih meraih prestasi seperti para pemain favoritnya di Sriwijaya FC tersebut. Kesempatan itu pun akhirnya tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 29 Oktober 2011 lalu, ia mendengar ada penyaringan pemain untuk Indonesian All Star yang akan berlaga di Italia. Bersama temannya, Saputra pun mengikuti seleksi tersebut.Dengan bekal uang pinjaman Rp 2.000, ia berangkat ke lokasi seleksi di Palembang. Uang itu dibelikan pempek untuk sarapan. Saputra berhasil lolos masuk 250 besar di seleksi pertama. Dan, pada hari berikutnya, tanggal 29 Oktober ia terpilih dalam 60 besar untuk menjalani seleksi di Bali."Seterusnya tanggal 29 hari Minggu nggak ada uang, sarapan mie saja sama teh. Udah pas itu saya bangga setelah sore-sore terpilih bisa seleksi 60 di bali. Orangtuaku bangga sekali," ucap Saputra.Karena berteman akrab dengan pemain Sriwijaya FC, Saputra pun menelepon Supardi untuk mengabarkan keberhasilannya menembus 60 besar. "Pas mau ke Bali itu aku telepon Bang Supardi. 'Bang aku lolos. Ada nggak saran buat aku biar nggak cepet puas.' Dari situ aku ada rasa bangga sama dia," kata Saputra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Di Bali, Saputra kian memuluskan langkah ke Jakarta. Dalam seleksi di Jakarta, ia berhasil masuk ke 18 besar tim yang diberangkatkan ke Italia atas dukungan PT Pertamina (Persero). Menurut Saputra, resepnya untuk berhasil adalah tidak pernah menyerah atau pasrah kepada keadaan."Pokoknya jangan nyerah deh. Ekonomi itu bukan segalanya hal untuk meraih mimpi atau prestasi. Berani untuk bermimpi dan jangan pernah takut. Semua itu pasti ada jalan," kata Saputra bijak. Mengenai rencana masa depan, Saputra mengaku ingin menjadi pemain sepakbola nasional yang handal. Sedangkan dalam waktu dekat ini, ia akan kembali ke Palembang untuk bersekolah dan berlatih lagi di Pusri. Tetap jualan koran?"Masih-lah. Dari mana aku bisa jajan sekolah sama buat kasih orang tua?" katanya sambil tersenyum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-7912505432143274669?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/7912505432143274669/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=7912505432143274669' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/7912505432143274669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/7912505432143274669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2011/11/kisah-saputra-loper-koran-yang-jadi.html' title='Kisah Saputra, Loper Koran yang Jadi Juara di Markas Milan'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-3439524566995066945</id><published>2011-10-11T23:02:00.000+07:00</published><updated>2011-11-12T21:52:26.047+07:00</updated><title type='text'>Winner Change the World</title><content type='html'>This I believe: All things have to be created twice. First is in your thought. Second is in reality. First-level creation is easy, just use your brain and experience. Second-level creation is much more difficult. It requires your brain, energy, maturity, persistence, brave, and consistency.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Those who good at first level creation are loosers. They talk a lot, aloud, but they did not change the reality. They does not change the world. Those who convert their thoughts into reality are winner. They face obstacles, getting others' commitment, and make a better world. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Winner does not blame the situation, nor people, nor limitations. Winner look for narrow and difficult obstacles and name it an opportunity. They persistently put their thought into reality. They patiently understand the limitation and try to identify the work-around. They look for similarity among different perspectives and utilize it smartly. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Winner change the world. Point.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-3439524566995066945?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/3439524566995066945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=3439524566995066945' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/3439524566995066945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/3439524566995066945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2011/10/winner-change-world.html' title='Winner Change the World'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-7317279055094033337</id><published>2011-10-09T11:03:00.000+07:00</published><updated>2011-11-12T21:50:22.266+07:00</updated><title type='text'>How will you be remembered? (bye Steve...)</title><content type='html'>Pada akhirnya, mungkin itu pertanyaan akhir manusia, yang akan menentukan bagaimana dia akan membentuk hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin menua, entah kenapa, pertanyaan itu semakin sering muncul dan semakin menuntut jawaban yang jelas dan  tegas: How you will be remembered?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun jawabannya, akan menuntut dedikasi, persistensi, komitmen, bahkan keseluruhan hidup seseorang. Begitu jawab yang jelas dan tegas diperoleh, bisa saja seseorang jadi harus merubah keseluruhan cara pandangnya terhadap hidup, terhadap apa yang ingin dilakukannya, apa yang ingin diraihnya, apa yang akan menyita sebagian besar waktu dalam hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya semua orang pernah memikirkan pertanyaan itu, tapi tidak banyak yang bisa menjawabnya dengan jelas dan tegas. Kalaupun dia memiliki jawaban, jawabannya tidak cukup jelas dan tegas untuk dapat mendorong keseluruhan energi dan talenta hidupnya untuk mewujudkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Harga tebus' dari jawaban yang jelas dan tegas sangat mahal. Jawaban itu akan menjadi sangat menuntut. Dia akan membangunkanmu dari tidurmu, mengetuk pikiranmu setiap saat, meminta untuk dipuaskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang menemukan jawaban akan menjalani hidup yang sehidup-hidupnya hidup. Live life a the fullest. Sebaliknya, orang yang tidak menemukan jawaban cenderung akan hidup di main stream kebanyakan orang. Mencoba satu demi satu jawaban yang dia peroleh dari orang lain. Dan saat orang itu mencapai sesuatu, dia tidak akan bahagia. Dan kemudian dia akan mencari jawaban lain, dari orang lain, dan seterusnya, sampai Tuhan memanggilnya kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakanya, kita hidup dalam dunia dogma, itulah mengapa tercipta main stream. Jawaban pertanyaan itu dikelompokkan menjadi jawaban yang benar dan jawaban yang salah. Jawaban yang normal, dan jawaban yang abnormal. Dogma itu terbentuk turun-temurun, dari generasi ke generasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing budaya memiliki tingkat toleransi yang berbeda-beda dalam memahami dan mentoleransi ragam jawaban. Karenanya, bisa diamati, bahwa ada budaya yang lebih toleran terhadap keberagaman jawaban, dan ada budaya yang lebih kaku menerimanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membayangkan dunia yang lebih toleran terhadap jawaban dari pertanyaan itu, adalah membayangkan dunia yang lebih 'membiarkan' perbedaan cara pandang. Dunia yang kemungkinan besar akan lebih nyaman untuk ditinggali, karena orang diijinkan untuk menjadi seperti yang dia inginkan. Manusia yang dapat menjadi seperti yang dia inginkan, akan menjadi manusia yang maksimal, sedakat mungkin kemaksimalan yang Tuhan berikan kepadanya melalui talenta, karakter, kelebihan, dan ketidaksempurnaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.yalibnan.com/wp-content/uploads/2011/02/steve-jobs1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://www.yalibnan.com/wp-content/uploads/2011/02/steve-jobs1.jpg" width="159" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Your time is limited, so don't waste it living someone else's life. Don't be trapped by dogma — which is living with the results of other people's thinking. Don't let the noise of others' opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-7317279055094033337?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/7317279055094033337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=7317279055094033337' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/7317279055094033337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/7317279055094033337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2011/10/how-will-you-be-remembered-bye-steve.html' title='How will you be remembered? (bye Steve...)'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-4938196613887620319</id><published>2011-10-03T10:51:00.002+07:00</published><updated>2011-10-03T10:51:36.814+07:00</updated><title type='text'>Arya Putra Mahendra, 26 Agustus 2011</title><content type='html'>Anakku Arya,  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Bahasa Sansekerta, “Arya” berarti budi pekerti yang luhur, mencintai dan menjalani perintah Tuhan, serta selalu berpihak pada kebenaran. Kami memberimu nama Arya, agar sepanjang hidupmu, engkau selalu menjaga budi pekertimu, cinta dan patuh pada Tuhan, serta berpihak pada kebenaran.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengucap syukurlah pada Tuhan, anakku, karena sampai hari ini, Tuhan memberikan orang tua yang mencintaimu, kakak dan adik yang merindukanmu, saudara-saudara yang memperhatikanmu, dan teman-teman yang menyenangkan hatimu.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun sudah, Tuhan menyertaimu, memberimu hidup yang memberimu begitu banyak pengalaman. Bapak dan Ibu berharap dan memohon kepada Tuhan, agar kau dapat terus diberkati Tuhan, menjadi anak yang terus tumbuh menjadi anak yang mencintai Tuhan, mencintai kehidupan, dan mencintai keluarga.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun ke-10 anakku, kiranya berkat dan perlindungan Tuhan melingkupimu senantiasa.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cinta,&lt;br /&gt;  Bapak &amp; Ibu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-4938196613887620319?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/4938196613887620319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=4938196613887620319' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/4938196613887620319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/4938196613887620319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2011/10/arya-putra-mahendra-26-agustus-2011.html' title='Arya Putra Mahendra, 26 Agustus 2011'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-5241507297388745193</id><published>2011-10-03T10:47:00.000+07:00</published><updated>2011-10-03T10:47:52.933+07:00</updated><title type='text'>Nindita Putri Padmana</title><content type='html'>Nindita Putri Padmana, hari ini usiamu 8 tahun. Selamat ulang tahun ya Nak... Berkat Tuhan kiranya selalu melingkupimu, dalam masa-masa tumbuh-kembangmu.  Bapak dan Ibu memanjatkan puji syukur kepada Tuhan, karena begitu besar penyertaanNya dalam hidupmu dan hidup kita sekeluarga. Bapak dan Ibu memohon kepada Tuhan, agar Dia memberikan lebih banyak kesempatan kepada kita untuk bersama-sama menjalani hidup. Bapak dan Ibu, dengan penuh kerendahan hati, meminta kepada Tuhan, agar kami diberi kesehatan, kesabaran, serta berkat untuk dapat membimbingmu sampai saatnya nanti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nindita, namamu kami ambil dari bahasa Sansekerta. Nindita itu berarti tak bercela, utama, mulia. Padmana, atau padma, dalam bahasa Sansekerta adalah bunga teratai. Bunga cantik yang tumbuh di air, yang karena kecantikannya banyak ditanam di taman yang indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam namamu, terkandung harapan Bapak dan Ibu, agar kau jadi anak yang mulia dan cantik, baik dalam pikiran, tutur kata, maupun perbuatan. Dalam namamu, terkandung harapan Bapak dan Ibu agar dalam hidupmu, engkau mengutamakan kemuliaan dan mengupayakan kesempurnaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidupmu, upayakanlah dengan sepenuh upayamu untuk menerapkan hal-hal baik yang terkandung dalam namamu, ya Nak... Lakukan itu sebagai ungkapan syukur pada Tuhan, yang telah menganugerahkan hidup kepadamu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang Tahun Nak, Bapak dan Ibu selalu mengasihimu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 01 Oktober 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-5241507297388745193?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/5241507297388745193/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=5241507297388745193' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/5241507297388745193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/5241507297388745193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2011/10/nindita-putri-padmana.html' title='Nindita Putri Padmana'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-4035039483964197612</id><published>2010-11-13T20:22:00.000+07:00</published><updated>2010-11-13T20:22:32.907+07:00</updated><title type='text'>Some Naughty Pics from Europe</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Most were shots using Canon&amp;nbsp;Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM. And all were candid for sure.... ;)&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6NDMZIoXI/AAAAAAAAAFI/7pt739YO2cI/s1600/IMG_7802.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6NDMZIoXI/AAAAAAAAAFI/7pt739YO2cI/s320/IMG_7802.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6OPSSvLII/AAAAAAAAAFM/kYxTdXx99nQ/s1600/IMG_8107.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6OPSSvLII/AAAAAAAAAFM/kYxTdXx99nQ/s320/IMG_8107.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6Oyhf7PDI/AAAAAAAAAFQ/YvgaaxiBh_E/s1600/IMG_8122.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="70" src="http://3.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6Oyhf7PDI/AAAAAAAAAFQ/YvgaaxiBh_E/s320/IMG_8122.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6O5S21yWI/AAAAAAAAAFU/oMep0kW3oCg/s1600/IMG_8437.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6O5S21yWI/AAAAAAAAAFU/oMep0kW3oCg/s320/IMG_8437.jpg" width="157" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6PFv1TELI/AAAAAAAAAFY/KS5k5teHLCQ/s1600/IMG_8877.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6PFv1TELI/AAAAAAAAAFY/KS5k5teHLCQ/s320/IMG_8877.jpg" width="218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6PX3xEJYI/AAAAAAAAAFc/fPTav7R4xcI/s1600/IMG_9357.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6PX3xEJYI/AAAAAAAAAFc/fPTav7R4xcI/s320/IMG_9357.jpg" width="75" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6PvhF9xHI/AAAAAAAAAFg/dHY2aTdW5Q8/s1600/IMG_9426.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6PvhF9xHI/AAAAAAAAAFg/dHY2aTdW5Q8/s320/IMG_9426.jpg" width="207" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6QQgzZtCI/AAAAAAAAAFk/kCJZQ1aD_IQ/s1600/IMG_9435.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6QQgzZtCI/AAAAAAAAAFk/kCJZQ1aD_IQ/s320/IMG_9435.jpg" width="188" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-4035039483964197612?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/4035039483964197612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=4035039483964197612' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/4035039483964197612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/4035039483964197612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2010/11/some-naughty-pics-from-europe.html' title='Some Naughty Pics from Europe'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TN6NDMZIoXI/AAAAAAAAAFI/7pt739YO2cI/s72-c/IMG_7802.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-5723906934989066650</id><published>2010-09-25T16:15:00.000+07:00</published><updated>2010-09-25T16:15:41.151+07:00</updated><title type='text'>Namanya Arya</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TJ29Q08ZRRI/AAAAAAAAAFA/dfKXd6qe3Q0/s1600/arya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://2.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TJ29Q08ZRRI/AAAAAAAAAFA/dfKXd6qe3Q0/s320/arya.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya nyusul, entah kapan... :-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-5723906934989066650?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/5723906934989066650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=5723906934989066650' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/5723906934989066650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/5723906934989066650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2010/09/namanya-arya.html' title='Namanya Arya'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TJ29Q08ZRRI/AAAAAAAAAFA/dfKXd6qe3Q0/s72-c/arya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-4421490822606253163</id><published>2010-09-25T16:05:00.000+07:00</published><updated>2010-09-25T16:05:01.186+07:00</updated><title type='text'>Time Flies!</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Belakangan merasa bahwa waktu bukan hanya berjalan dengan cepat, tapi terbang! Jadi ingat sebuah kartun berjudul "Missing Piece", menggambarkan Mr. Big O yang merasa tidak sempurna dan berupaya mencari kesempurnaan. 'Kesempurnaan' itu ditemukan, tapi kemudian Mr. Big O merasa kehilangan hal-hal penting dalam hidupnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TJ26fmXOu2I/AAAAAAAAAE0/zt5k72F6KoA/s1600/big+o.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://1.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TJ26fmXOu2I/AAAAAAAAAE0/zt5k72F6KoA/s320/big+o.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: small;"&gt;Di akhir cerita, Mr. Big O meninggalkan 'kesempurnaan' yang diperolehnya dengan susah payah itu, dan berkesimpulan bahwa dia sempurna dalam ketidaksempurnaannya. &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bila merasa bahwa waktu berlalu begitu cepat, ada baiknya untuk STOP &amp;amp; THINK. Keluarkan alat navigasi, dan cek lagi, apakah kita menuju ke arah yang memang hendak kita tuju. Kalau ternyata tidak, buru-buru tetapkan arah yang sesuai dengan tujuan. Bila tidak, maka pada akhirnya akan sampai pada tujuan, tapi tidak merasa tujuannya tercapai.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-4421490822606253163?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/4421490822606253163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=4421490822606253163' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/4421490822606253163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/4421490822606253163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2010/09/time-flies.html' title='Time Flies!'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TJ26fmXOu2I/AAAAAAAAAE0/zt5k72F6KoA/s72-c/big+o.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-1945707816129956553</id><published>2010-08-13T00:51:00.001+07:00</published><updated>2010-08-13T00:51:54.411+07:00</updated><title type='text'>Moving Fast</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ndak terasa, udah pertengahan 2010. Time flies, they said....&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Habis kena Demam Berdarah. Enam hari di RS. Sentosa, Bandung. Enam hari yang membosankan dan mengingatkanku tentang betapa pentingnya sehat. Betapa fundamentalnya kesehatan dalam arsitektur kehidupan manusia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak perhatian, dukungan, dan bantuan. Untuk semuanya itu: terima kasih banyak.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masuk lagi ke dunia kerja. TMIS, HR Excellence Award, TIF, TPMS, blueprints, and many more.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinikmati, dilewati satu demi satu, dengan persisten dan konsisten.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-1945707816129956553?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/1945707816129956553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=1945707816129956553' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/1945707816129956553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/1945707816129956553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2010/08/moving-fast.html' title='Moving Fast'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-2290323581403438810</id><published>2010-01-14T20:53:00.002+07:00</published><updated>2010-01-14T20:58:44.609+07:00</updated><title type='text'>Just a Single Line Entry</title><content type='html'>Pada akhirnya, true quality dari seorang leader akan tercermin justru pada saat dia meninggalkan organisasi. Apabila tim yang ditinggalkan tetap bagus dan hebat, maka mungkin leader itu sudah mengerjakan PR tersulitnya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila sepeninggalan sang leader, tim kemudian berantakan, best practices yang sudah ada hilang entah kemana, pencapaian tim merosot, maka bisa jadi, leader itu gagal dalam menyelesaikan PR-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka yang terbaik adalah memanfaatkan teori situational leadership dengan sebaik-baiknya. Bergeser secara cerdas dari kutub direktif ke kutub fasilitatif, sehingga tim punya kesempatan untuk berbuat salah, mengambil resiko yang terukur, dan mendorong tim untuk menabrak keterbatasan kemampuan mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-2290323581403438810?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/2290323581403438810/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=2290323581403438810' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/2290323581403438810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/2290323581403438810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2010/01/just-single-line-entry.html' title='Just a Single Line Entry'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-1285518025207445013</id><published>2010-01-05T18:49:00.002+07:00</published><updated>2010-01-22T05:56:16.893+07:00</updated><title type='text'>Entering 2010</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:Helvetica;font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(diambil dari emailku ke seluruh leaders di Divisi General Support)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dearest Leaders,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ada beberapa hal saya belajar di sepanjang 2009, yang saya ingin share:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Leaders Lead&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tugas leader adalah memimpin. Memimpin adalah memberikan guideline, memastikan agar guideline berjalan seperti seharusnya, dan memberikan masukan yang diperlukan agar tim dapat meraih target-target sesuai rencana. Sampai disitu mungkin mudah, tadi sebagai leader kita juga harus ambil seluruh tanggung jawab yang diberikan kepada kita, mengambil seluruh masalah yang ada di bagian kita, dan mempertanggungjawabkan seluruh kesalahan yang mungkin saja terjadi sepanjang jalan. Dalam peran Lead-nya, seorang leader juga harus bisa memberikan inspirasi kepada tim-nya - menunjukkan arah yang akan dituju, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Masih dalam peran Lead-nya, seorang leader juga harus sabar - karena seringkali mimpinya tidak terjadi secepat dan sesempurna yang dia inginkan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Leaders Serve&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tugas leader adalah melayani. Melayani seluruh stakeholdernya, termasuk tim-nya. Yang saya maksud dengan melayani anak buah, adalah memberikan otoritas, aturan main, dana, mendengarkan keluhan, dan peluang untuk mengambil resiko agar timnya dapat bekerja dengan maksimal. Dengan demikian, timnya akan memiliki kesempatan untuk tumbuh. Dari situasi seperti itulah leader itu akan mencetak leader yang lain. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Leaders Listen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Semakin tinggi posisi seorang leader, dia harus semakin punya 'pendengaran' yang baik. Ibaratnya begini, saat dia berdiri di lantai 2, relatif mudah mendengarkan teriakan dari lantai 1. Saat dia berada di lantai 4 atau lebih, teriakan dari lantai 1 akan hanya sayup-sayup terdengar. Maka leader harus memiliki 'pendengaran' yang baik. Salah satu alat untuk mempertahankan 'kemampuan mendengar' adalah turun ke lapangan. Dari situ leader akan menemukan fakta-fakta brutal yang mungkin tidak dapat ditemuinya saat ia berada di kursinya yang nyaman. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Leaders Take Risk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tugas leader adalah mengambil resiko. Menurut saya, dalam istilah leader, terkandung makna mengambil resiko, saat dia harus menghadapi situasi yang belum pernah dia hadapi dan akan berdampak signifikan dalam bidang kerjanya. Leader yang tidak berani ambil resiko dan selalu ambil keputusan aman - menurut saya - bukan leader. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Leaders Take The Blame and Correct Mistakes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ada kalanya leader harus maju kedepan dengan rendah hati untuk mengakui kesalahan yang kadang dia/timnya perbuat. Itu saja belum cukup. Dia juga harus memastikan agar kesalahan yang sama tidak lagi terjadi di masa yang akan datang. Itu saja belum cukup. Leader kemudian harus mencari tahu siapa yang harus bertanggungjawab terhadap kesalahan yang terjadi, memastikan bahwa timnya memahami kenapa hal tersebut salah dan menetapkan sanksi apabila diperlukan. Leader tidak menyalahkan orang lain, masa lalu, pihak lain, atau apapun yang ada dalam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;scope&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; tanggungjawabnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Leaders Sets Examples&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pemimpin memberikan contoh. Contoh yang paling manjur adalah perilaku. Jadi leader harus terus-menerus menjaga dan memastikan bahwa apa yang dilakukannya, sama dengan apa yang dikatakannya. Dari situ r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;espect &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;dari tim akan tumbuh, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;respect &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;itu akan menumbuhkan komitmen tim untuk mencapai tujuannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya - sebagai pribadi - juga masih dalam proses tumbuh berkembang, masih sangat jauh dari sempurna. Saya mohon maaf, untuk segala kesalahan, kelalaian, dan ketidakkonsistenan yang pasti pernah saya lakukan di 2009. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Selamat memasuki &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;great and challenging&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; 2010 - semoga Tuhan memberkati kita semua. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Thanks &amp;amp; regards,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Adi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-1285518025207445013?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/1285518025207445013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=1285518025207445013' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/1285518025207445013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/1285518025207445013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2010/01/entering-2010.html' title='Entering 2010'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-1158768030829022636</id><published>2009-09-11T07:23:00.003+07:00</published><updated>2009-09-11T08:19:50.916+07:00</updated><title type='text'>A Trip with TPR</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bulan Agustus kemarin dapat kesempatan langka pergi bareng Pak Teddy Rachmat ke Manado. Buat yang belum tau, Pak Theodore Permadi Rachmat (TPR) adalah mantan orang no. 1-nya Astra International. Bisa dibilang beliau ini yang membangun Astra dari tahun 70-an sampai 2000-an. Sekarang beliau sedang membangun &lt;i&gt;business entity&lt;/i&gt; baru, Triputra Group (www.triputra-group.com). Belum sampai 10 tahun, selama 2 tahun terakhir pencapaian group baru-nya ini sudah cukup impresif: top 10 &lt;i&gt;business entity&lt;/i&gt; di Indonesia (&lt;i&gt;based on revenue&lt;/i&gt;) versi majalah Globe Asia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Jalan bareng Pak Teddy, selalu &lt;i&gt;insightful&lt;/i&gt;, mengingatkan dan menyadarkan, sekaligus mengandung kesempatan langka untuk memahami cara berpikir orang yang bisa membawa Astra International menjadi salah satu barometer penting korporasi di Indonesia, yang terus tumbuh dan bertahan dalam berbagai kurun jaman. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;1. Arsitektur Bisnis itu Penting&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;i&gt;Always begin with end in mind&lt;/i&gt;. Kalau mau mulai bisnis, harus punya &lt;i&gt;blueprint&lt;/i&gt; dari bisnis itu mau seperti apa. &lt;i&gt;Blueprint&lt;/i&gt; itu akan menjadi pengarah dalam perkembangan perusahaan, lebih-lebih lagi saat perusahaan sedang dalam situasi yang tidak mudah. Agar blueprint matang, saat pembuatannya, "&lt;i&gt;Always ask the right question.&lt;/i&gt;" Pertanyaan yang tepat akan membuat blueprint matang dan benar-benar bisa diacu sepanjang perjalanan perusahaan. Saat mengalami kesulitan mengambil keputusan, "&lt;i&gt;Refer to that when deciding&lt;/i&gt;.", begitu kata Pak TPR. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;2. &lt;i&gt;Speed, Speed, Speed&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Untuk bisa survive dan bertumbuh dalam berbisnis, kecepatan sangat penting. Situasi yang paling mengerikan adalah: &lt;i&gt;no strategy, no decision&lt;/i&gt;. Perusahaan yang berada dalam situasi seperti itu akan menjadi perusahaan yang tidak efisien dan tidak akan &lt;i&gt;survive&lt;/i&gt; dalam industrinya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;3. Jangan Pikir Efisiensi Dulu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Ini menarik: di awal berbisnis, jangan berpikir efisiensi dulu. Kata Pak TPR, "Jangan berpikir efisiensi dulu, bisnis tidak akan jadi kalau pupuknya 'diincrit-incrit'." Beliau sudah sampai pada posisi pemahaman, bahwa bisnis memang perlu capital, dan shareholder harus betul-betul memahami filosofi ini. Maka yang paling penting bagi shareholder, adalah bahwa para eksekutifnya memiliki dan meyakini &lt;i&gt;business blueprint&lt;/i&gt; mereka. Apabila blueprint ada, dan dieksekusi dengan disiplin tinggi, maka ROI &lt;i&gt;is only a matter of time&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;4. Dominance: Bikin Kompetitor Sesak Napas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Ini mengenai momentum. Saat kita berada di atas angin, dibanding kompetitor, jangan berhenti. Hajar terus kompetitor hingga mereka sesak napas - tentu dengan cara yang etis dan terpuji, proses pengambilan keputusan yang cepat dan tepat dan tidak ragu-ragu. Pilihan dalam berbisnis, kata beliau, hanya 2: dominan atau tutup. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;5. &lt;i&gt;People: Character, Passion, Discipline&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;i&gt;People&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;, tetap jadi yang paling penting. Dan memilih orang harus memperhatikan ketiga hal di atas. Urutannya juga harus seperti itu, tidak boleh diubah-ubah. Karakter yang nomor satu, karena itu relatif &lt;/span&gt;given&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;, sulit diubah, dan mewarnai pikiran, perasaan, serta tindakan seseorang. &lt;/span&gt;Passion&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt; yang nomor dua. &lt;/span&gt;Passion&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt; bicara soal &lt;/span&gt;inner driver&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;. Orang yang punya &lt;/span&gt;passion&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;, punya mimpi. Orang yang punya mimpi, akan terobsesi dengan mimpinya dan berusaha mewujudkannya. Jadi orang yang punya &lt;/span&gt;passion &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;tidak perlu sering dikipas-kipas atau ditiup-tiup supaya 'menyala'. Yang ketiga, disiplin. Beliau bilang, bahwa sejak awal beliau kerja dulu, beliau tidak pernah datang lebih telat dari jam 8:15 WIB di kantor. Mewujudkan mimpi, tidak sekedar hanya perlu blueprint dan orang-orang yang pintar, tapi juga perlu disiplin. Kedisiplinan untuk menjalani rencana, kendala, dan tantangan yang terjadi sepanjang jalan. Kedisiplinan yang tinggi akan mendorong terjadinya proses eksekusi rencana dengan maksimal.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;6. Jangan Batasi Diri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Beliau sampaikan begitu, "Kapan saya sebagai &lt;i&gt;shareholder&lt;/i&gt; menanyakan profit pada kalian? Kalian beruntung, karena tidak banyak &lt;i&gt;shareholder&lt;/i&gt; yang seperti itu. Makanya, jangan membatasi diri!" Maksud beliau, kesempatan untuk menjadi dominan selalu beliau berikan kepada seluruh &lt;i&gt;leader&lt;/i&gt; dalam &lt;i&gt;entity&lt;/i&gt;-nya. "Maka&lt;i&gt; the only things that makes a big difference is&lt;/i&gt;: &lt;i&gt;are you making a limit for yourself&lt;/i&gt;?" Beliau menambahkan, tidak membatasi diri, tidak membatasi mimpi mengandung resiko. Orang yang berani mendobrak batas diri harus '&lt;i&gt;willing to bid a price&lt;/i&gt;'. Bermimpi besar, pengorbanannya besar. Mindset itu penting, agar mimpi besar dapat jadi kenyataan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;7. Jangan Karenanya '&lt;i&gt;How&lt;/i&gt;'-nya Sulit, &lt;i&gt;What&lt;/i&gt;-nya Tidak Tercapai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kadang orang terbentur pada '&lt;i&gt;how&lt;/i&gt;', dan kemudian '&lt;i&gt;what&lt;/i&gt;'-nya tidak tercapai. Orang hidup harus jelas &lt;i&gt;what&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;how&lt;/i&gt;-nya. &lt;i&gt;What&lt;/i&gt;-nya adalah hal-hal yang menurut kita penting dalam hidup. &lt;i&gt;How&lt;/i&gt; adalah bagaimana &lt;i&gt;what&lt;/i&gt; tersebut dicapai. Keyakinan terhadap &lt;i&gt;what&lt;/i&gt; harus kuat dan melandasi hidup, sehingga bila kadang &lt;i&gt;how&lt;/i&gt;-nya sulit, orang tidak menyerah begitu saja. Dalam bisnis, sering terjadi kendala yang sifatnya teknis, dan kadang kendala tersebut membuat organisasi menyerah dan tidak mencapai tujuan-tujuan pentingnya. Itu tidak akan terjadi, apabila organisasi memiliki keyakinan terhadap kebenaran dan pentingnya &lt;i&gt;'What'&lt;/i&gt;-nya, serta memiliki &lt;i&gt;passion&lt;/i&gt; dan disiplin yang cukup. &lt;i&gt;How&lt;/i&gt; seharusnya tidak menghalangi pencapaian &lt;i&gt;What&lt;/i&gt; - itu intinya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-1158768030829022636?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/1158768030829022636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=1158768030829022636' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/1158768030829022636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/1158768030829022636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2009/09/trip-with-tpr.html' title='A Trip with TPR'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-8287969612626180937</id><published>2008-10-22T17:46:00.002+07:00</published><updated>2008-10-22T18:03:27.651+07:00</updated><title type='text'>Gusti Allah Ora Ndeso (Emha Ainun Nadjib)</title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 16.0px 0.0px; font: 16.0px Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Suatu kali Emha Ainun Nadjib ditodong pertanyaan beruntun. "Cak Nun," kata sang penanya, "misalnya pada waktu bersamaan tiba-tiba sampeyan menghadapi tiga pilihan, yang harus dipilih salah satu: pergi ke masjid untuk shalat Jumat, mengantar pacar berenang, atau mengantar tukang becak miskin ke rumah sakit akibat tabrak lari, mana yang sampeyan pilih?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 16.0px 0.0px; font: 16.0px Arial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Cak Nun menjawab lantang, "Ya nolong orang kecelakaan." "Tapi sampeyan kan dosa karena tidak sembahyang?" kejar si penanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah, mosok Allah ndeso gitu," jawab Cak Nun. "Kalau saya memilih shalat Jumat, itu namanya mau masuk surga tidak ngajak-ngajak, " katanya lagi. "Dan lagi belum tentu Tuhan memasukkan ke surga orang yang memperlakukan sembahyang sebagai credit point pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita yang menjumpai orang yang saat itu juga harus ditolong, Tuhan tidak berada di mesjid, melainkan pada diri orang yang kecelakaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mengidentifikasikan dirinya pada sejumlah orang. Kata Tuhan: kalau engkau menolong orang sakit, Akulah yang sakit itu. Kalau engkau menegur orang yang kesepian, Akulah yang kesepian itu. Kalau engkau memberi makan orang kelaparan, Akulah yang kelaparan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seraya bertanya balik, Emha berujar, "Kira-kira Tuhan suka yang mana dari tiga orang ini. Pertama, orang yang shalat lima waktu, membaca al-quran, membangun masjid, tapi korupsi uang negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, orang yang tiap hari berdakwah, shalat, hapal al-quran, menganjurkan hidup sederhana, tapi dia sendiri kaya-raya, pelit, dan mengobarkan semangat permusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, orang yang tidak shalat, tidak membaca al-quran, tapi suka beramal, tidak korupsi, dan penuh kasih sayang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya, ucap Cak Nun, memilih orang yang ketiga. Kalau korupsi uang negara, itu namanya membangun neraka, bukan membangun masjid. Kalau korupsi uang rakyat, itu namanya bukan membaca al-quran, tapi menginjak-injaknya. Kalau korupsi uang rakyat, itu namanya tidak sembahyang, tapi menginjak Tuhan. Sedang orang yang suka beramal, tidak korupsi, dan penuh kasih sayang, itulah orang yang sesungguhnya sembahyang dan membaca Al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria kesalehan seseorang tidak hanya diukur lewat shalatnya. Standar kesalehan seseorang tidak melulu dilihat dari banyaknya dia hadir di kebaktian atau misa. Tolok ukur kesalehan hakikatnya adalah output sosialnya : kasih sayang sosial, sikap demokratis, cinta kasih, kemesraan dengan orang lain, memberi, membantu sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, orang beragama itu seharusnya memang mesti shalat, ikut misa, atau ikut kebaktian, tetapi juga tidak korupsi dan memiliki perilaku yang santun dan berkasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama adalah akhlak. Agama adalah perilaku. Agama adalah sikap. Semua agama tentu mengajarkan kesantunan, belas kasih, dan cinta kasih sesama. Bila kita cuma puasa, shalat, baca al-quran, pergi ke kebaktian, ikut misa, datang ke pura, menurut saya, kita belum layak disebut orang yang beragama. Tetapi, bila saat bersamaan kita tidak mencuri uang negara, meyantuni fakir miskin, memberi makan anak-anak terlantar, hidup bersih, maka itulah orang beragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran keberagamaan seseorang sesungguhnya bukan dari kesalehan personalnya, melainkan diukur dari kesalehan sosialnya. Bukan kesalehan pribadi, tapi kesalehan sosial. Orang beragama adalah orang yang bisa menggembirakan tetangganya. Orang beragama ialah orang yang menghormati orang lain, meski beda agama. Orang yang punya solidaritas dan keprihatinan social pada kaum mustadh'afin (kaum tertindas). Juga tidak korupsi dan tidak mengambil yang bukan haknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, orang beragama mestinya memunculkan sikap dan jiwa sosial tinggi. Bukan orang-orang yang meratakan dahinya ke lantai masjid, sementara beberapa meter darinya, orang-orang miskin meronta kelaparan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;              &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-8287969612626180937?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/8287969612626180937/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=8287969612626180937' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/8287969612626180937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/8287969612626180937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2008/10/gusti-allah-ora-ndeso.html' title='Gusti Allah Ora Ndeso (Emha Ainun Nadjib)'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-6191567314053226957</id><published>2008-10-22T17:42:00.004+07:00</published><updated>2008-10-22T18:01:09.408+07:00</updated><title type='text'>Pursuing Dreams Bigger than Ourselves</title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hingga ke jenjang aktualisasi dirinya yang sudah cukup tinggipun, nampak bahwa TPR masih belajar. Mengikuti pola pikir dan filosofinya sejak 1995, terlihat bahwa beliau masih terus menangkap hal baru dalam pengalaman hidupnya. Ini tercermin dari buku “Triputra Values - Pursuing Dreams Bigger than Ourselves” yang diluncurkan bersamaan dengan ulang tahun Triputra ke-10.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mengenai people misalnya, dulu beliau tegaskan 2 hal terpenting: character &amp;amp; competence. Sekarang beliau tambah 1 lagi: drive. Semoga bukan karena banyak leader yang dirasa kurang drive-nya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Walaupun mungkin benar, buktinya, salah satu tema dalam President Message tahun 2008 adalah Operational Excellence. Tahun 2009, muncul tema “Rapih, Rapih, Rapih”. Bukankah salah satu esensi Operational Excellence adalah kerapihan bisnis? Mungkin beliau belum terlalu puas dengan kerapihan manajemen dalam perusahaan2 miliknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kalimat berikut versiku sendiri mengenai pentingnya drive, “Seberapa bagus hasil kerjamu? Jawabannya secara kualitatif selalu seperti ini: tergantung 3 hal: passion, konsistensi, dan pemahaman serta keyakinanmu terhadap tujuan dan bentuk akhir dari hasil kerjamu itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Begitu banyak bukti menunjukkan, bahwa kualitas hasil kerja yang buruk, tidak selalu berakar pada ketidakmampuan secara teknis. Ketiga hal tersebut di atas, dalam intensitas yang cukup, akan mendobrak berbagai keterbatasan teknis. Yang sulit jadi mudah, yang berat jadi ringan, yang jauh jadi dekat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Passion itu kunci mesinmu. Dia menyalakan kemampuan kita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Konsistensi itu bahan bakar yang akan memampukan kita mencapai tujuan, sejauh apapun. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pemahaman dan keyakinanmu terhadap tujuan dan bentuk akhir itu GPS, yang akan selalu memandu kita pada arah yang telah ditetapkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Terkait dengan karakter seorang leader, ada statement yang menarik dari TPR, “Leader tidak melakukan sesuatu for his/her own glory. Leader melakukan sesuatu for their team’s glory.” Tambahnya, “Seharusnya piramidanya dibalik, dan leader berada di bagian paling bawah piramida.” Mungkin ini bahasa teorinya adalah Servant Leadership (kepemimpinan yang melayani). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Social concern yang besar, tersirat juga pada pernyataannya mengenai bagaimana leader harus bersikap menghadapi anak buah yang kurang kompeten. “Leader yang baik tidak meninggalkan anak buahnya. Leader memberikan kesempatan, memperbaiki, dan mendorong anak buahnya mencapai tujuan.” Beliau membandingkannya dengan model manajemen Barat, yang bahkan memiliki sistem yang ‘secara otomatis’ membuang orang yang tidak perform. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sebaliknya, mengenai integritas, beliau berkata, “Untuk tindakan yang bertujuan memperkaya diri sendiri, kita tidak perlu memberikan toleransi.” Ketegasan posisinya dalam hal integritas, sangat nyata dan nampak sekali bahwa bagi beliau, hal ini sangat penting dan not negotiable. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mengenai good corporate governance, beliau menyatakan, “100% atau tidak sama sekali. Kita akan dikenang sebagai orang yang bersih, atau tidak bersih.” Beliau berpendapat bahwa bersih dan tidak bersih adalah sesuatu yang absolut, tidak bersifat berjenjang. Bahwa secara teknis GCG dilaksanakan secara gradual, yes, karena seringkali GCG terkait dengan compliance terhadap peraturan dan menimbulkan efek finansial. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yang juga menarik adalah motif yang mendasari TPR untuk tetap berkarya setelah selesai di Astra. “Saya akan terus berkarya sampai tidak ada masyarakat Indonesia yang miskin.” Motif yang sudah far beyond economical motives. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px; "&gt;Bersyukur punya owner yang memiliki motif pribadi seperti itu. Setidaknya, motif tersebut membuat keputusan yang dibuat cenderung bersifat jangka panjang, mementingkan proses, dan tidak semata-mata mengejar short result yang kadang membuat orang bersikap pragmatis. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mengenai values, dengan sangat jelas beliau menyatakan bahwa tanggung jawab value building ada di masing-masing business leader. Kalau business leader ‘paranoid’ soal value, dengan cepat value dapat terbentuk. Values dinyatakannya sebagai elemen yang memberikan guideline dalam pencapaian target, a guiding principles. Leaders can make a dramatic changes. Satu orang cukup, untuk membuat perubahan yang luar biasa. Dari situ nampak adanya tuntutan yang luar biasa dari TPR terhadap jajaran leadernya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Satu statement yang menurutku impresif: angka itu hanya scorecard. Saat kebanyakan pengusaha memandang angka sebagai tujuan akhir, beliau menilai angka sebagai semacam rapor atas excellence kita. Dan itu bukan hanya di level kata-kata. Cukup banyak bukti di masa lalu, yang membenarkan keyakinan beliau tersebut. Betapa beliau mau rugi secara angka, sejauh beliau masih melihat adanya kesungguhan, konsistensi, dan kegigihan dari sebuah organisasi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px; "&gt;Balik lagi, sungguh beruntung punya owner dengan kualitas seperti beliau. Ibaratnya, semua sudah disiapkan, tinggal kita teruskan. Tidak usah susah payah menyamakan hal-hal yang fundamental, yang bisa makan waktu lama dan bahkan bisa membuat chaos dan meruntuhkan organisasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Jadi ingat tag line-nya A-Mild. Jadi tua itu pasti, tapi jadi dewasa, itu pilihan. Semoga Tuhan memberikan kebijaksanaan kepada kita semua, agar kita menjadi tua dan dewasa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Semoga Tuhan memberkati Pak TPR, agar beliau diberi kesehatan dan umur yang panjang, sehingga dapat terus mengabdi buat bangsa dan menjadi mentor bagi kita semua. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Kailasa; min-height: 15.0px"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.0px"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-6191567314053226957?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/6191567314053226957/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=6191567314053226957' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/6191567314053226957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/6191567314053226957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2008/10/pursuing-dreams-bigger-than-ourselves.html' title='Pursuing Dreams Bigger than Ourselves'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-2530596208951865877</id><published>2008-09-16T21:30:00.002+07:00</published><updated>2008-09-16T22:00:22.064+07:00</updated><title type='text'>Mau vs. Mampu</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;Ilustrasinya gini, ada temen kantor yang impressed with my presentation about Macbook, dan akhirnya memutuskan beli. &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;Dicoba se-klik - dua-klik, sampailah dia pada kesimpulan bahwa dia tidak bisa pakai Macbook itu. Akhir cerita, itu Macbook dijual.... :-), sebelum sempat dipakai. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;Itu contoh masalah mau-nggak mau. Aku kok ragu, kalau ada orang yang berpendapat bahwa belajar OS baru itu sulit. Itu mind-set. Kalau mind-set bilang nggak bisa, ya nggak bisa jadinya. Kalau mind-set bilang bisa, yang bisalah jadinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;Mungkin nggak semudah itu dalam kenyataan, tapi 'will power' memang ampuh. Dia bisa turning impossibilities into possibilities. Dan yang lebih luar biasa, pilihannya selalu dikembalikan ke kita. Mau dinyalain, tinggal nyalain. Mau dimatiin, tinggal dimatiin. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;Well, thanks to our Mighty Lord, yang memberikan otoritas untuk memilih itu. Bayangkan kalau mind set seperti itu bukan jadi pilihan buat kita. Betapa suramnya hidup ini. Ngapain hidup, tepatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;Satu karakter yang harus menyertai 'can do spirit': berani ambil resiko. Kalau mau, ya harus usaha. Kalau nggak mau usaha, ya jangan mau. Other words: banyak mau, banyak resiko. Tinggal diitung-itung aja, layak atau nggak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;Nyambung sebenarnya, ke 1 karakter lagi: open mindedness. Orang yang punya karakter 'can do', biasanya lebih open minded daripada yang punya karakter 'can not do'. Jadi tiga serangkainya adalah can do spirit, risk taking, dan open minded. Ibaratnya 3 in 1 lah..... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-2530596208951865877?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/2530596208951865877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=2530596208951865877' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/2530596208951865877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/2530596208951865877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2008/09/mau-vs-mampu.html' title='Mau vs. Mampu'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-1495965652285328074</id><published>2008-08-29T10:03:00.003+07:00</published><updated>2008-08-29T10:20:42.790+07:00</updated><title type='text'>Intinya gini......</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bagaimanapun, yang namanya hidup harus balans. Macem2 bentuk balans-nya. Bisa antara kerja sama keluarga, bisa antara mikir ke luar diri dengan ke dalam diri. Bisa juga antara memberi dan menerima. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;Khususnya untuk balans yang terakhir, kalau memberi terus, tapi nggak pernah menerima, akhirnya kering. Ibaratnya mata air, harus rutin cek lingkungan supaya mata air terjaga. Kalau nggak gitu, ya lama-lama kering itu mata air... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;Bahaya juga sih, kalau memberi terus, kemudian merasa cukup, dan kemudian lupa bahwa kita juga perlu diberi. Ini bukan mengenai uang lho ya.... :-) Lupa bahwa kita perlu diberi, termasuk lupa bahwa orang musti recharge, musti terus tumbuh, terus mendengar, terus rendah hati, terus melihat dan mengamati. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;Musti bersyukur juga sih, atas beberapa hal yang terjadi belakangan ini. Jadi sadar lagi, bahwa orang bisa aja mati tanpa harus benar2 mati secara medis. Kematian non medis ini triggernya adalah kurang balans-nya hidup, I guess. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;Mungkin ini yang harus dilakukan: genggam erat lagi pegangan hidup, urai - what is your first things, pastikan itu kokoh, jalani hidup dengan alert in mind bahwa semua perlu balans. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-1495965652285328074?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/1495965652285328074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=1495965652285328074' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/1495965652285328074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/1495965652285328074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2008/08/intinya-gini.html' title='Intinya gini......'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-2265527866326050820</id><published>2008-01-13T13:52:00.000+07:00</published><updated>2008-01-13T14:19:49.178+07:00</updated><title type='text'>Pak Harto Sakit</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Duduk di pinggir kolam Hotel Trio, Bandung. Ngawasin anak-anak berenang sambil browsing, berbekal Macbook &amp;amp; modem 3G-nya Indosat (Huawei E220).&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Udah beberapa hari Pak Harto sakit. Sakitnya menyita perhatian Indonesia, Asia, dan dunia. CNN-pun secara khusus memonitor perkembangannya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasanya perhatian ini lebih terpusat pada pertanyaan dan wacana mengenai status hukum beliau dalm kondisi seperti ini, dan apabila Tuhan ternyata berencana memanggilnya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada yang menuntut agar beliau segera diproses secara hukum dan ditetapkan statusnya sekarang. Ada yang minta beliau dimaafkan dari segala 'dosanya'. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasanya kok gak pantas ya, membahas masalah itu dalam situasi seperti ini. Barusan dapat info dari detik.com, kesehatan beliau makin memburuk. Dari bahasa press release dokter2nya, kayaknya sih udah full pakai life-support. Tinggal diputuskan oleh keluarga, mau dipakai terus life-supportnya, atau dicabut. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam bahasa manajemen, sering disebut kalimat, "Jangan mudah lupa." Dalam konteks manajemen, itu lebih berarti jangan lupa pada penyebab ketidakberhasilan, sehingga lain kali tidak gagal karena penyebab yang sama. Lebih pada repository kegagalan yang dicatat bukan untuk mengingat-ingat kesalahan, tapi untuk memastikan tidak terjadi kesalahan yang sama di depan nanti. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Aku kok cenderung memaafkan Pak Harto. Dengan kondisinya saat ini, apa yang bisa dilakukan pada beliau? Menyeretnya ke pengadilan? Memasukkannya ke penjara? Apa pantas? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak juga berarti semuanya dimaafkan. Masih begitu banyak kroni-nya yang secara medis dan mental waras dan dapat mempertanggungjawabkan semua kesalahannya. Fokus saja ke situ.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Waduh, hujan..... nanti disambung - daripada Macbook rusak.... :-)  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-2265527866326050820?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/2265527866326050820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=2265527866326050820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/2265527866326050820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/2265527866326050820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2008/01/pak-harto-sakit.html' title='Pak Harto Sakit'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-7782091644688176130</id><published>2007-02-23T07:54:00.000+07:00</published><updated>2007-02-23T09:19:13.358+07:00</updated><title type='text'>Mengenai Integritas</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Integritas.... kata abstrak yang sering membuat orang berdebat mengenai definisi. Kata ini sering juga membuat orang tergelincir dan jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To me, integritas itu sederhana: kualitas diri yang dimiliki, yang membuat orang tidak melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dia lakukan, meskipun ada kesempatan untuk melakukannya. Integritas tidak langsung berhubungan dengan aturan formal. Integritas adalah kekuatan hati nurani, kekuatan moral &amp; etika, yang menghalangi kita untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hati nurani, moralitas, maupun etika - dalam begitu banyak peluang yang mungkin muncul sepanjang kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan formal, kemudian muncul untuk memberikan garis yang lebih tegas antara yang boleh dengan yang tidak boleh. Tapi ternyata aturan itu tidak cukup, karena tidak semua aturan dapat diikuti oleh petunjuk teknis dan sistem monitoring. Kalau integritas dijalankan hanya dengan mengacu pada aturan, maka orang tidak akan merasa bersalah dan melanggar apa-apa, saat melakukan sesuatu yang tidak dilarang oleh aturan, meskipun jelas-jelas melanggar hati nurani, moralitas, ataupun etika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian integritas dilihat sebagai sesuatu yang lebih kecil, lebih sempit, dan sangat terkait dengan aturan, dan tidak terkait dengan moralitas, hati nurani, ataupun etika. Sangat mirip dengan ilustrasi iklannya A-Mild yang cewek pake Honda Jazz ngambil U-turn padahal ada rambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngeri juga membayangkan betapa banyaknya dan detilnya aturan yang harus ada kalau integritas dimaknai sebagai sesuatu yang murni  berdasarkan aturan..... Padahal, &lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;integrity is only a matter of how true are you to yourself. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-7782091644688176130?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/7782091644688176130/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=7782091644688176130' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/7782091644688176130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/7782091644688176130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2007/02/mengenai-integritas.html' title='Mengenai Integritas'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-117150509511726142</id><published>2007-02-15T08:33:00.000+07:00</published><updated>2007-02-15T09:07:40.623+07:00</updated><title type='text'>Tujuan Bangsa</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Ceritanya gini, kemarin harus bertemu dengan salah satu petinggi salah satu kota di Jabar. Minta doa restu dan dukungan proses pembuatan sentra distribusi baru. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkali2 di reschedule, karena kesibukan beliau - it's OK, sepenuhnya memahami kepentingan dan kesibukan beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya bisa ketemu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;It tooks only &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;5-7 menit, tapi apa yang aku lihat benar2 bikin prihatin.  Mungkin kalo para &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;founder of this nation &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;membayangkan yang ginian, mereka akan memilih untuk tidak buru-buru memerdekakan bangsa ini, dan memilih untuk lebih dulu membereskan moral dan cara pikir bangsa. Membiarkan bangsa lain yang lebih matang dan beradab mengajar dan melatih moral dan cara pikir bangsa - seperti yang dilakukan Inggris terhadap Hongkong - misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pragmatis? Tidak nasionalis? Biarin aja, karena rasanya merdeka itu bisa jadi tidak menjadi syarat penting bangsa, pada saat bangsa itu belum memiliki moral dan cara pikir yang mendukung tercapainya tujuan kemerdekaan itu sendiri. Jauh lebih baik, daripada merdeka tapi kemudian berputar2 dalam lingkaran setan masalah yang disebabkan moral dan cara pikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;I might be oversimplify, I might be exaggerating things.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seorang petinggi daerah, tanpa tedeng aling-aling, tanpa moral, mengijinkan dirinya untuk 'dibeli' oleh kekuatan ekonomi dan kepentingan bisnis. Ndak tau, ada berapa persen petinggi daerah yang seperti ini. Kalaupun cuma satu, sudah cukup untuk mengganggu arah pencapaian tujuan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motifnya adalah 'pengekalan kekuasaan'. Supaya kekuasaan beliau bisa 'kekal', beliau harus selalu memastikan bahwa orang2 kunci di sekelilingnya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;very happy. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk memastikan agar orang2 kunci di sekelilingnya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;very happy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, beliau harus memberikan lebih dari apa yang sudah mereka terima dari negara. Begitu terus, dari atas sampai ke bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai waktu bisa ditarik mundur,&lt;br /&gt;Andai aku bisa ketemu Bung Karno dan Bung Hatta (sebelum bangsa ini merdeka),&lt;br /&gt;Aku mau bilang ke mereka gini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bung, dari apa yang saya liat di masa depan&lt;br /&gt;   setelah bangsa ini merdeka,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih baik Bung buka tender untuk beberapa negara besar,&lt;br /&gt;   yang memenuhi syarat untuk menjadi penjajah&lt;br /&gt;   yang mampu mengembangkan moral dan cara pikir bangsa yang dijajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung berikan 'lah kepada pemenangnya konsesi untuk menjajah,&lt;br /&gt;Bung berikan dulu 'lah kesempatan kepada pemenangnya, untuk membenahi moral dan cara pikir bangsa ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, nanti kalo Bung liat bangsa ini sudah lebih bermoral dan dewasa cara pikirnya,&lt;br /&gt;Bung cabut deh konsesinya..... dan Bung merdekakan bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin Bung, hasilnya akan jauh lebih baik&lt;br /&gt;   daripada yang saya lihat dari masa depan.&lt;br /&gt;Karena ternyata, moral dan cara pikir sebuah negara -&lt;br /&gt;   itulah yang menentukan kemuliaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-117150509511726142?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/117150509511726142/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=117150509511726142' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/117150509511726142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/117150509511726142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2007/02/tujuan-bangsa.html' title='Tujuan Bangsa'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-114621142775504520</id><published>2006-04-28T14:59:00.000+07:00</published><updated>2006-04-28T15:03:47.766+07:00</updated><title type='text'>Balada Wakidjan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;(dari milis tetangga)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BALADA WAKIDJAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Wakidjan begitu terpesonanya dengan permainan piano Nadine.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Sambil bertepuk tangan, ia   berteriak, "Not a play! Not a play!"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Nadine&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; bengong. "Not a play?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"Yes. Not a play. Bukan main."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "Bukan main itu bukan not a play, Djan." "Your granny  (Mbahmu).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Humanly I have check my dictionary  kok.(Orang saya sudah periksa di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;kamus kok)"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lalu berpaling ke Nadine. "Lady, let's corner (Mojok  yuk).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; But don't think that are nots (Jangan  berpikir yang bukan-bukan). I &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;just want a meal  together."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "Ngaco kamu, Djan," Tukidjo tambah gemes.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "Don't be surplus (Jangan berlebihan), Djo. Be wrong a little is OK &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;toch.?" Nadine cuman  senyum kecil. "I would love to, but ..."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "Sorry if my friend make you not delicious (Maaf   kalau teman saya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; bikin kamu jadi nggak enak)" sambut Wakidjan ramah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"Different river,  maybe (Lain kali barangkali). I will not be various &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;kok  (Saya nggak akan macam-macam kok)."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap  Tukidjo dengan sebal.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; "Disturbing aja sih, Djo. Does the language belong to your ancestor&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; (Emang itu bahasa punya moyang lu)?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tukidjo cari kalimat penutup. "Just itchy Djan,  because you speak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;English as delicious as your  belly button." (Gatel aja, Djan, soalnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; kamu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; ngomong Inggris seenak udelmu dewe).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati, "His name  is also effort."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; (Namanya juga usaha)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-114621142775504520?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/114621142775504520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=114621142775504520' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/114621142775504520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/114621142775504520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2006/04/balada-wakidjan.html' title='Balada Wakidjan'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-114007473870630315</id><published>2006-02-16T14:23:00.000+07:00</published><updated>2006-02-16T14:25:38.716+07:00</updated><title type='text'>Big Fish? Small Fish?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semakin banyak buku yang mempertentangkan dan mengadu pendekatan mencari income secara independen atau menjadi karyawan. Yang pertama, biasanya mengunggulkan kebebasan waktu, kemandirian dalam mengambil keputusan. Jargon utamanya menjadi "big fish in a small pond" lebih baik daripada menjadi "small fish in a big pond".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, biasanya mengunggulkan konsisten income, keamanan kerja, dan financial planning untuk bisa 'berkompetisi' dengan aliran pertama. Jargon utamanya yang sebaliknya, "small fish in a big pond is more secure" daripada "big fish in a small pond".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herannya, nggak ada yang nulis mengenai fact bahwa kedua aliran ini sebenarnya bisa dipilih semua. Bahwa bisa saja berperan jadi big fish dan small fish dalam waktu yang bersamaan. Faktanya banyak sekali yang seperti itu. Begitu usia menginjak mid-30, rasanya 70-80% dari populasi aliran kedua sudah mulai punya small pond masing-masing, tapi tetap juga mempertahankan big pond-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personally, rasanya lebih setuju dengan aliran ketiga itu. Bisa kok. Sudah terbukti. Perlu energi agak lebih, perlu atur waktu lebih pinter. Untungnya, ya sederhana saja, keuntungan kedua aliran digabung jadi satu. Kalaupun kemudian merasa pengin jadi big fish, ya go ahead. Kalaupun kemudian merasa jadi small fish sudah cukup, ya sudah be a good and productive small fish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gampang kan? Ayo, bikin buku aliran ketiga itu - semoga laku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-114007473870630315?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/114007473870630315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=114007473870630315' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/114007473870630315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/114007473870630315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2006/02/big-fish-small-fish_16.html' title='Big Fish? Small Fish?'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-114007388914801776</id><published>2006-02-16T13:54:00.000+07:00</published><updated>2006-02-16T14:11:29.160+07:00</updated><title type='text'>Big Fish? Small Fish?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Semakin banyak buku yang mempertentangkan dan mengadu pendekatan mencari income secara independen atau menjadi karyawan. Yang pertama, biasanya mengunggulkan kebebasan waktu, kemandirian dalam mengambil keputusan. Jargon utamanya menjadi "big fish in a small pond" lebih baik daripada menjadi "small fish in a big pond".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, biasanya mengunggulkan konsisten income, keamanan kerja, dan financial planning untuk bisa 'berkompetisi' dengan aliran pertama. Jargon utamanya yang sebaliknya, "small fish in a big pond is more secure" daripada "big fish in a small pond".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herannya, nggak ada yang nulis mengenai fact bahwa kedua aliran ini sebenarnya bisa dipilih semua. Bahwa bisa saja berperan jadi big fish dan small fish dalam waktu yang bersamaan. Faktanya banyak sekali yang seperti itu. Begitu usia menginjak mid-30, rasanya 70-80% dari populasi aliran kedua sudah mulai punya small pond masing-masing, tapi tetap juga mempertahankan big pond-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personally, rasanya lebih setuju dengan aliran ketiga itu. Bisa kok. Sudah terbukti. Perlu energi agak lebih, perlu atur waktu lebih pinter. Untungnya, ya sederhana saja, keuntungan kedua aliran digabung jadi satu. Kalaupun kemudian merasa pengin jadi big fish, ya go ahead. Kalaupun kemudian merasa jadi small fish sudah cukup, ya sudah be a good and productive small fish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gampang kan? Ayo, bikin buku aliran ketiga itu - semoga laku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-114007388914801776?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/114007388914801776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=114007388914801776' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/114007388914801776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/114007388914801776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2006/02/big-fish-small-fish.html' title='Big Fish? Small Fish?'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-113319195583251384</id><published>2005-11-28T21:59:00.000+07:00</published><updated>2005-11-28T22:32:35.876+07:00</updated><title type='text'>Hati Tenang, Menulis Jarang</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Hehehe... hati tenang, menulis jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir nulis disini bulan Januari 2005. Sekarang udah akhir November. Udah hampir 1 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So many things happened. Good things - thanks to God. Semoga 'alert' dalam diri selalu ada, nggak terlena dengan equilibrium yang sekarang terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ya, kalo hatiku tenang, tulisanku otomatis menjarang. Secara psikologis, mungkin karena hati tenang, nggak mikir banyak tentang hidup, nggak sedang struggling inside. Sementara pas hati gundah, menulis jadi cara untuk meringankan masalah - bahkan kadang memecahkan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fisiologis, mungkin karena tidak terlalu banyak waktu sendiri, jadi lebih sering hang-out sama keluarga, bicara, berpikir, memecahkan masalah di lingkaran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gitu aja dulu. Pikiran buntu, padahal ada ide nulis soal kebangsaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-113319195583251384?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/113319195583251384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=113319195583251384' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/113319195583251384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/113319195583251384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2005/11/hati-tenang-menulis-jarang.html' title='Hati Tenang, Menulis Jarang'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-110621549854211612</id><published>2005-01-20T15:43:00.000+07:00</published><updated>2005-01-20T17:04:58.543+07:00</updated><title type='text'>Importance of Organization Culture</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pada awalnya adalah beberapa individu, dengan warna yang berlainan. Individu itu kemudian bersepakat terhadap komitmen dan target tertentu. Dan terbentuklah organisasi kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan semakin banyak, semakin memusingkan. Akhirnya 4 orang saja tidak cukup. 4 menjadi 10. 10 menjadi 100, 100 menjadi 1000, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendudukkan 4 orang pada satu meja, saling memahami perbedaan sudut pandang, dan kemudian menyepakati jalan tengah mungkin masih mudah. Tapi pada saat organisasi berkembang dan membelah diri menjadi entitas yang cukup besar, mendudukkan lebih banyak orang, saling memahami sudut pandang, dan menyepakati jalan tengah jadi semakin sulit dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu tambahan bumbu: leadership &amp; komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjelaskan arti pentingnya, kembali dulu ke masalah warna individual. Teori psikologi menyebutkan individual differences. Sesuatu yang sangat penting, harus dijaga, dan justru akan memberikan nilai tambah bagi organisasi. Dari situ kemudian muncul formulasi seperti ini: 1 + 1 &gt; 2. Artinya, justru karena individual differences yang di-sinergi-kan akan muncul energi baru yang jumlah gabungannya lebih besar daripada sekedar penjumlahan dari 2 energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, benar. Tapi kemudian yang harus diingat adalah bahwa bicara soal organisasi adalah bicara soal common goal, shared vision, belief mengenai sesuatu yang akan mendorong organisasi menuju tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus ada kombinasi yang pas antara konsep individual differences dengan color of the organization. Tidak bisa juga individual color itu dibiarkan begitu saja tanpa harmoni atau arah warna tertentu. Untuk mengharmoniskan warna2 itulah leadership dan communication vital. Tanpa kedua hal itu, color of the organization akan kalah terhadap tumbuh dan berkembangnya color of individuals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utopis, kalau cuma mengandalkan keyakinan dan kepercayaan, bahwa nantinya individual colors itu akan dengan sendirinya berubah dan selaras dengan organization color. Utopis, sekaligus ironis, dan akan berujung pada rasa frustasi, kerena bukannya semakin selaras, tapi semakin bertentangan dan semakin saling menjauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau itu yang sudah terlanjur terjadi, apa bisa dilakukan? Mungkin sampai waktu tertentu, organisasi itu masih bisa berfungsi dan mencapai target2 seperti yang disepakati pada awalnya. Tapi akan terlihat bahwa pencapaian2 itu adalah pencapaian2 yang sifatnya individual. Bukan kelompok, apalagi organisasi. Bisa jadi energi yang terpancar dari organisasi masih terlihat besar, tapi arahnya kemana-mana. Tidak fokus dan terarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(bersambung kalo masih minat - mau ngejer pesawat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-110621549854211612?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/110621549854211612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=110621549854211612' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110621549854211612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110621549854211612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2005/01/importance-of-organization-culture.html' title='Importance of Organization Culture'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-110540692424058661</id><published>2005-01-11T08:24:00.000+07:00</published><updated>2005-01-11T08:28:44.240+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;MIT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;This is a summary of a short but meaningful discussion with my chubby friend: Rommy “Rombeng” Rukyanto, yesterday. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;When clarity of life is low, when options are hard to choose and risky, you became disoriented. And you need to get through of it. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Start by answer this question, “WHAT IS THE &lt;b style=""&gt;M&lt;/b&gt;OST &lt;b style=""&gt;I&lt;/b&gt;MPORTANT &lt;b style=""&gt;T&lt;/b&gt;HINGS (MIT) IN YOUR LIFE?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Be clear on it. Be sure that you are correct. Be sure that you honest to yourself. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;~ Beware if you don’t have clear and correct answer. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;If you have found an answer, aim for that. Allocate all of your resources to have that. That is your MIT in your life, so it’s worth all of your life. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Get focus. Life has so many facets. You will be lost if you didn’t get focus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sometimes, your most important things demand your sacrifice. You have to let something else go to earn your MIT. It can be something that is now within your reach already, makes you feel warm and comfort, and fulfill your other needs. But again, it’s your MIT, so you have to let them go. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;It might take all of your lifetime to find your MIT. But again, it’s your MIT anyway, so it’s worth all of your life. It might demand your extra effort, adjustment, struggling through uncomfortable zone in your life. It might caused confrontation and mind battling. But it’s your MIT.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;My MIT is my family. What’s yours?&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-110540692424058661?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/110540692424058661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=110540692424058661' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110540692424058661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110540692424058661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2005/01/mit-this-is-summary-of-short-but.html' title=''/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-110473150029304966</id><published>2005-01-03T12:14:00.000+07:00</published><updated>2005-01-03T12:51:40.293+07:00</updated><title type='text'>Kesempatan untuk Hidup</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Selamat Tahun Baru 2005!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas atau terikat dari bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh, Sumut, Srilangka, Thailand, India, dan kawasan Asia Selatan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap patut bersyukur akan 1 (lagi) tarikan nafas yang telah Dia berikan, sehingga bisa melewati tahun 2004 dengan selamat, dan diberi kesempatan untuk memasuki tahun 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan untuk hidup. Konotasi dari kata "kesempatan" dalam kalimat di depan itu adalah: peluang yang diberikan oleh pihak lain, yang pemanfaatannya terserah kepada kita, namun pemberiannya 100% tergantung pada pihak lain yang memberi itu tadi. Sesuatu yang sifatnya bebas terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membayangkan apa yang terjadi pada korban gempa bumi &amp;amp; tsunami, mungkin jadi lebih mudah untuk membayangkan bagaimana kesempatan untuk hidup itu murni tergantung pada Sang Pemberi. Satu tarikan nafas sebelumnya masih segar bugar, tentram dan damai. Tarikan nafas berikutnya sudah tergulung ombak maha dahsyat yang sama sekali diluar kemampuan kita untuk bisa mencegahnya. Dan kemudian ditariklah kesempatan untuk hidup itu dari kita.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai boleh dan bisa memilih, maunya gimana? Tetap hidup, atau.... mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya lebih banyak yang ingin tetap hidup. Padahal hidup dan mati bukan sesuatu yang bisa dipilih. Hidup dan mati adalah dikotomi yang lebih bisa diterima daripada dipilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang sebenarnya lebih relevan, lebih pantas, dan memang bisa dijawab oleh manusia adalah: bagaimana akan menyikapi hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagusnya, hidup menawarkan kebebasan. Kebebasan untuk memaknai. Mau dimaknai sebagai sesuatu yang berat, meresahkan, mengkhawatirkan, mencurigakan, mengerikan, menakutkan, penuh dengan tragedi..... silahkan. Mau dimaknai sebagai sesuatu yang indah, cerah, penuh romantisme, ceria, nyaman..... silahkan. Disini konotasi "bebas" dalam kata "bebas terbatas" itu terjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin sekali bisa bilang dan mengimani, bahwa cara memaknai hidup, tidak terkait secara langsung dengan kekayaan, kesuksesan, keberpunyaan, yang berhasil diraih. Sementara "diraih"-pun rasanya terlalu sombong. Seolah2 semuanya itu ada karena keberadaan dan usaha kita semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin sekali bisa bilang dan mengimani hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Tahun Baru 2005!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-110473150029304966?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/110473150029304966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=110473150029304966' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110473150029304966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110473150029304966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2005/01/kesempatan-untuk-hidup.html' title='Kesempatan untuk Hidup'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-110233479666040102</id><published>2004-12-06T18:57:00.000+07:00</published><updated>2004-12-06T19:06:36.660+07:00</updated><title type='text'>Masih Mengenai Dinda</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tadi malem tidur jam 2 pagi, jam 4:30 udah bangun, gak bisa tidur lagi...:( Dinda is all over my mind. Besok rencananya dia diperiksa darah &amp; rontgen. Sorenya konsul ke dokter, baru dari situ ditentukan langkah selanjutnya dan diagnosisnya apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihan - apalagi waktu kecil dia sempet kena TBC, walaupun setelah intensive treatment selama 6 bulan udah dinyatakan sembuh. Tapi, kata dokternya waktu itu, cenderung akan ada bekas kayak luka parut di paru-parunya, yang bikin dia lebih rentan penyakit dan lebih sering kena batuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjaan juga bikin nggak bisa tidur. Masa kritis udah lewat. Bisa dibilang sukses dalam menjawab pertanyaan: gimana caranya re-entry data (manual, dari hardcopy) sebanyak 70 ribu field selama 4 hari, dan nggak bisa dikerjain siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan itu muncul Rabu sore minggu kemaren, dan harus terjawab hari itu juga, karena tanggal 8 Desember, no matter how, semua data udah in place di server. Per hari ini, tinggal 25%-an yang belum dientry. Mustinya malem ini bisa selesai, jadi masih ada buffer Selasa &amp;amp; Rabu malem untuk data correction, if any.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Damage cost, karena prosedur yang nggak in place. Mostly people problem - my problem....:(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I pray and hope for Dinda's health and wellness.  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-110233479666040102?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/110233479666040102/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=110233479666040102' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110233479666040102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110233479666040102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/12/masih-mengenai-dinda.html' title='Masih Mengenai Dinda'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-110216675778443651</id><published>2004-12-04T19:02:00.000+07:00</published><updated>2004-12-04T20:25:57.783+07:00</updated><title type='text'>Dinda Sakit</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Belum pernah aku ngalamin, anak sakit pas away kayak gini. Rasanya gimanaaa gitu. Nggak enak aja rasanya. Apalagi, kata Ningsih, dokternya nanti, "Jangan2 kangen sama Bapaknya nih..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cuma" batuk, tapi lama, udah 2 minggu ini... Dan sekarang tambah pake sesak napas. Kalau 2 hari lagi nggak sembuh, musti cek darah &amp; rontgen. Poor Dinda....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remote family relationship, berikut ubo rampe masalahnya. Proses yang harus dijalani, tapi juga harus diyakini bahwa akan ada ujung akhirnya. Karena, in my opinion, salah satu essence dari being a family is unity. Jadi sadar, ternyata aku betul2 orang Jawa, yang terkenal dengan prinsip "mangan ora mangan waton kumpul"....:-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My prayer to Dinda, for her health &amp;amp; wellness.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-110216675778443651?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/110216675778443651/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=110216675778443651' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110216675778443651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110216675778443651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/12/dinda-sakit.html' title='Dinda Sakit'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-110137287412568683</id><published>2004-11-25T15:50:00.000+07:00</published><updated>2004-11-25T15:54:34.126+07:00</updated><title type='text'>Gusti Allah Ora Sare</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Artikel saduran - dapet dari milis tetangga. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Gusti Allah Ora Sare (ManajemenQolbu.Com)  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Malam telah larut saat saya meninggalkan kantor.   Telah lewat  pukul 11 malam. Pekerjaan yang menumpuk, membuat saya harus pulang  selarut ini.Ah, hari yang menjemukan saat itu. Terlebih, setelah  beberapa saat berjalan, warna langit tampak memerah. Rintik hujan  mulai turun. Lengkap sudah, badan yang lelah ditambah dengan  "acara" kehujanan. Setengah berlari saya mencari tempat berlindung.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Untunglah, penjual nasi   goreng yang mangkal di pojok jalan, mempunyai  tenda sederhana. Lumayan, pikir saya. Segera saya berteduh, menjumpai  bapak penjual yang sendirian, ditemani rokok dan lampu petromak yang  masih menyala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dia menyilahkan saya duduk. "Disini saja dik, daripada kehujanan...,"   begitu katanya saat saya meminta ijin  berteduh. Benar saja, hujan mulai deras, dan kami makin terlihat  dalam kesunyian yang pekat. Karena merasa tak nyaman atas kebaikan  bapak penjual dan tendanya,saya berkata, "tolong bikin mie goreng pak,  di makan disini saja.   Sang Bapak tersenyum, dan mulai menyiapkan  tungku apinya. Dia tampak sibuk. Bumbu dan penggorengan  pun telah siap untuk di racik. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tampaklah pertunjukan sebuah pengalaman yang tak dapat diraih dalam  waktu sebentar.Tangannya cekatan sekali meraih botol kecap dan segenap  bumbu. Segera saja, mie goreng yang mengepul telah terhidang. Keadaan yang semula canggungmulai hilang. Basa-basi saya bertanya,  "Wah hujannya tambah deras nih,   orang-orang makin jarang yang keluar  ya Pak?" Bapak itu menoleh kearah   saya, dan berkata, "Iya dik, jadi  sepi nih dagangan saya.." katanya sambil   menghisap rokok  dalam-dalam. "Kalau hujan begini, jadi sedikit yang beli ya Pak?" kata  saya, "Wah, rezekinya jadi berkurang dong ya?" Duh. Pertanyaan yang  bodoh. Tentu   saja, tak banyak yang membeli kalau hujan begini.  Tentu, pertanyaan itu hanya akan membuat Bapak itu tambah sedih.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Namun, agaknya saya keliru..."Gusti Allah, ora sare dik, (Allah itu  tidak pernah istirahat)", begitu katanya. "Rezeki saya ada dimana-mana.  Saya malah senang kalau hujan begini. Istri sama anak saya di kampung  pasti dapat air buat sawah. Yah, walaupun nggak lebar, tapi lumayan lah  tanahnya." Bapak itu melanjutkan,   "Anak saya yang disini pasti bisa  ngojek payung kalau besok masih hujan..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Degh. Dduh, hati saya  tergetar. Bapak itu benar, "Gusti Allah ora sare".   Allah Memang Maha  Kuasa, yang tak pernah istirahat buat hamba-hamba-Nya.Saya rupanya  telah keliru memaknai hidup. Filsafat hidup yang saya punya,   tampak  tak ada artinya di depan perkataan sederhana itu. Makna nya terlampau dalam, membuat saya banyak berpikir dan menyadari  kekerdilan saya di hadapan Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Saya selalu berpikiran, bahwa  hujan adalah bencana, adalah petaka bagi banyak hal. Saya selalu  berpendapat, bahwa rezeki itu selalu berupa materi, dan hal nyata yang bisa  digenggam dan dirasakan. Dan saya juga berpendapat, bahwa saat ada ujian  yang menimpa, maka itu artinya saya cuma harus bersabar. Namun saya  keliru. Hujan, memang bisa menjadi bencana, namun rintiknya bisa menjadi anugerah bagi setiap petani. Derasnya  juga adalah berkah bagi sawah-sawah yang perlu diairi. Derai hujan  mungkin bisa menjadi petaka, namun derai itu pula yang menjadi  harapan bagi sebagian orang yang mengojek payung, atau mendorong mobil  yang mogok.  Hmm...saya makin bergegas untuk menyelesaikan mie goreng  itu. Beribu pikiran tampak seperti lintasan-lintasan cahaya yang  bergerak di benak saya. "Ya Allah, Engkau Memang Maha yang Tak Pernah  Beristirahat" Untunglah,hujan telah reda, dan sayapun telah selesai makan.  Dalam perjalanan pulang, hanya kata itu yang teringat, Gusti Allah Ora Sare..... Gusti Allah Ora Sare..... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Begitulah, saya sering takjub pada hal-hal kecil yang ada di  depan saya.  Allah memang selalu punya banyak rahasia, dan mengingatkan  kita dengan cara yang tak terduga. Selalu saja, Dia memberikan  Cinta kepada saya lewat hal-hal yang sederhana. Dan hal-hal itu, kerap  membuat saya menjadi semakin banyak belajar. Dulu, saya  berharap, bisa melewati tahun ini dengan hal-hal besar, dengan   sesuatu  yang istimewa. Saya sering berharap, saat saya bertambah usia, harus ada hal besar yang saya lampaui. Seperti tahun sebelumnya,  saya ingin ada hal yang menakjubkan saya lakukan. Namun,  rupanya tahun ini Allah punya rencana lain buat saya. Dalam setiap doa saya, sering terucap agar saya selalu dapat belajar  dan memaknai hikmah kehidupan. Dan kali ini Allah pun tetap  memberikan saya yang terbaik. Saya tetap belajar, dan terus  belajar, walaupun bukan dengan hal-hal besar dan istimewa. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Aku berdoa agar diberikan kekuatan...Namun, Allah memberikanku cobaan agar aku  kuat menghadapinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Aku berdoa agar diberikan kebijaksanaan...Namun,  Allah memberikanku masalah agar aku mampu memecahkannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Aku berdoa  agar diberikan kecerdasan...Namun, Allah  memberikanku otak dan pikiran agar aku dapat belajar  dari-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Aku berdoa agar diberikan keberanian...Namun, Allah  memberikanku marabahaya agar aku mampu menghadapinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Aku  berdoa agar diberikan cinta dan kasih   sayang...Namun,  Allah memberikanku orang-orang yang luka hatinya agar aku   dapat berbagi dengannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Aku berdoa agar diberikan kebahagiaan...Namun, Allah  memberikanku pintu kesempatan agar aku dapat  memanfaatkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-110137287412568683?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/110137287412568683/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=110137287412568683' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110137287412568683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/110137287412568683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/11/gusti-allah-ora-sare.html' title='Gusti Allah Ora Sare'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109935845592855028</id><published>2004-11-02T07:57:00.000+07:00</published><updated>2004-11-02T08:20:55.930+07:00</updated><title type='text'>Lover, Wife, Mother, Friend, Business Partner</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Semua role itu ada di Ningsih. Hari ini dia ultah. 34. Nggak kerasa. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Selamat ultah, Ning. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Berkat dan penyertaan Tuhan, will always be with you. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sering kaget, wondering mengenai kapasitas dan dedikasi yang Ningsih miliki. Terhadap keluarga, anak2, pekerjaan, dan hidupnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Aku tahu, sungguh ndak gampang untuk menjalani hidup keluarga kami lately, apalagi dengan masa transisi yang sedang terjadi, jarak pandang ke depan yang relatif pendek, dan berbagai hal lain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tapi somehow, melihat dan merasakan energinya, membuatku yakin: we will survive. Seperti yang sudah terbukti berkali-kali, sepanjang perjalanan hidup kami. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Terima kasih Ning, atas cintamu, kesabaranmu, persistensimu, komitmenmu, dedikasimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Berkati dan sertai dia, Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109935845592855028?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109935845592855028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109935845592855028' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109935845592855028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109935845592855028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/11/lover-wife-mother-friend-business.html' title='Lover, Wife, Mother, Friend, Business Partner'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109836102448862846</id><published>2004-10-21T18:55:00.000+07:00</published><updated>2004-10-21T19:17:04.486+07:00</updated><title type='text'>Sang Pengatur Waktu</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sering merasa kekurangan waktu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu pernah ada diskusi gebleg tapi menarik:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Semua orang diberi jatah 24 jam sehari. Nggak ada yang kurang, nggak ada yang lebih, even cuma 1 detik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Hebatnya, ada orang yang bisa mengatur waktu itu sedemikian rupa, sehingga dia bisa memimpin negara, membereskan urusan-urusan maha penting, berharga ratusan bahkan jutaan dolar. Ada juga yang selalu mengeluh kurang waktu, tidak bisa menyelesaikan pekerjaan pada saatnya.&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Siapa yang nggak percaya, bahwa Tuhan itu pada saat menciptakan waktu, sudah mempertimbangkan dan mempunyai master plan mengenai bagaimana bumi dan manusia akan menjadi. Artinya, kompleksitas kehidupan masa sekarang, bahkan masa datang, sampai tiba waktunya kiamat, itu sudah diprediksi. Termasuk waktu. Tuhan yakin (dan keyakinan Tuhan itu absolut kan?), bahwa waktu buat manusia akan cukup, serumit apapun hidup dan jamannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt; &lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Lalu kenapa kita sering merasa kekurangan waktu? Apa ada yang mau challenge back ke Tuhan, dan mempertanyakan validitas judgment-Nya mengenai waktu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sibuk or not sibuk is just a mind game? Oversimplifikasi ya? Mungkin iya, tapi kalo kenyataannya kejeblos ke masalah kurang waktu, apa lagi coba yang bisa dilakukan supaya bisa solve? Minta waktu? Ke boss or client mungkin bisa, tapi doesn't really solve our problem kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang trapped ke situasi dimana manageability kita sangat terbatas, dan yang diperoleh adalah tumpukan pekerjaan yang mungkin 80% diantaranya bukan kita yang set due-datenya, tapi pihak lain, untuk kepentingan lain yang nggak manageable buat kita. Kalo situasinya gitu, terus gimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah Sang Pengatur Waktu. Itu jawaban sederhana, naif,  oversimplify things,  etc. Tapi rasanya kok nggak sepenuhnya salah. Caranya macem2. Esensinya ada di satu aspek yang 100% manageable buat kita: OUR MIND.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi "sibuk or not sibuk is just a mind game" tidak sepenuhnya non sense.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109836102448862846?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109836102448862846/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109836102448862846' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109836102448862846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109836102448862846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/10/sang-pengatur-waktu.html' title='Sang Pengatur Waktu'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109765325373515300</id><published>2004-10-13T13:15:00.000+07:00</published><updated>2004-10-13T14:40:53.736+07:00</updated><title type='text'>IT oh IT</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Semakin terlibat dalam office's ups and downs. Perubahan sudut pandang, dari outsider menjadi insider. Proses itu terjadi lagi. Bedanya banyak. Kalo lihat dari luar, tinggal pake criticism aja. Kalo udah di dalem, musti paham kenapa terjadi, hubungannya gimana dengan aspek lain, kalau diubah impactnya apa, dan gimana caranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Typical IT company, night calls, subuh calls, weekend surprises. Pop up problems along the way. Last second changes, perubahan resources, shortage of resources. Dinamis. No matter ada di posisi mana, tapi kalo udah cukup senior, pasti deh, terlibat heavily dalam case-case semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plan yang jangka panjang jadi nomor 2, lebih baik punya kamus/vocab/repository plus guts dan kreativitas untuk bisa solve masalah dengan cepat, cukup akurat. Kalo ternyata salah, perbaiki sambil jalan. Jahit celana sambil jalan - ini pengibaratan yang aku rasakan betul di IT industries. Nggak ada waktu untuk mikir berlama-lama. Kenapa istilahnya ibarat ya? Bukannya iselatan, atau itimur, atau iutara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seru juga. Lama2 jadi punya instink untuk gerak cepat, smell problems before occuring. Plannya lebih pas jangka pendek, dan sangat di-drive oleh sales, client needs, project. Komitmen terhadap mobilisasi resources juga gila2an. Jangan harap bisa bikin session in house training, semua orang gitu. Harus ada cara yang lebih kreatif untuk bisa train resources.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal rekrut-merekrut juga musti gerak cepat. Cara kayak di manufacturing, bikin annual recruitment plan gitu nggak bisa jalan di IT. Paling bisanya bikin resources forecasting, dari sales plan. Itupun ya tentative. Bisa mengendus kebutuhan resources 2-3 bulan sebelum kejadian sungguh suatu kemewahan. Lebih sering dalam hitungan minggu harus bisa fulfill kebutuhan orang. Kalo nggak bisa, komitmen ke client in danger. Dan karena client adalah raja, udah kebayang dong pressure semua orang terhadap pencapaian target nyari orang itu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisi2 kerjaan tipis. Jump around dari HR, ke Finance, ke Sales, Production, is very frequent.  Paling nggak bantu mikir dan cari cara. Kalo ada case urgent, so called management team ngumpul tanpa mikir ini masalah siapa/bagian mana, yang penting solved quickly, with less damage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah IT. Sejauh yang aku tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109765325373515300?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109765325373515300/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109765325373515300' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109765325373515300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109765325373515300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/10/it-oh-it.html' title='IT oh IT'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109720260271442036</id><published>2004-10-08T08:34:00.000+07:00</published><updated>2004-10-08T09:30:02.716+07:00</updated><title type='text'>Sense of Music</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tadi malem ngajarin Pak Slamet main keyboard. It's Technics, KN 6200. Lumayan featurenya. Suaranya juga lumayan natural. Technics menang tipis deh kalo masalah suara dibanding YAMAHA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ngajarin basic feature kayak gimana nyalain, gimana milih2 sound &amp; rythm, gimana fungsi syncro start, intro, ending, fill in, variation, basic single finger chord (C, F, G) kita kebingungan milih lagu apa yang simpel untuk belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya kepikir Ibu Kita Kartini....:D Tapi Pak Slametnya nggak sreg. Akhirnya.... aku mainkan lagu campursari yang lagi ngetop: Cucak Rowo-nya Didi Kempot (bener nggak sih?). Langsung cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bikinin notasi &amp;amp; chordnya. Ada rythm yang pas banget untuk lagu itu di KN 6200: Chantik nama rythmnya - bentuk akulturasi dan sensitivitas Technics terhadap beat2 lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There he goes..... pertama dia lancarin melodinya. Lumayan punya sense of music gua rasa. Nggak lama udah agak lancar. Tambah rythm sekarang... belum pake chord. Beat diturunin dulu, biar nggak kedodoran. Setelah lancar, single fingered chord mulai main. C, G, F aja dulu, simpel. Biar gampang: C = jempol, G = jenthik, F = telunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah lumayan lancar. Kadang masih kejar2an sama beat, normal buat orang baru. Habis itu, Ibu Kita Kartini aku tulis juga notasi &amp; chordnya. Pergerakan melodinya lebih lebar dikit daripada Cucak Rowo, jadi bisa nglatih fingering melodi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak kerasa udah jam 1 malem. Capek, istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sense of music.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, jaman masih SD, memainkan alat musik adalah menghapal nada dan chord. Jadi inget pas ujian Kesenian di SD, pake recorder nyanyi lagu Kemuning. Sibuk mengingat2 nada apa selanjutnya, instead of memahami keseluruhan lagu dan memainkan bagian demi bagian dalam aliran tema lagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman SMP, feeling udah mulai terasah. Dapat hadiah pelajar teladan, terus beli gitar. Harganya 25 ribu, udah plus buku lagu2 yang tipis2 itu. Ada chord gitarnya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otodidak, beberapa bulan. Explorasi makin dalem sampai memahami logika perbedaan chord di masing2 nada dasar. Bukan ngapalin, tapi paham logika dan perbedaan suaranya. Jadi kalo harus beda nada dasar antara pas latihan sama pentas, no problem, tinggal mindah mindset. Nggak ada matinya jadinya. Penyanyinya mau kemana aja bisa ngikutin. Paling impactnya ke fingering di melodinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amazing, kalo membayangkan bagaimana kita dianugerahi talent untuk itu. Sampai sekarang juga masih nggak bisa menjelaskan, bagaimana proses di otak yang mengatur sense of music. Sense of sound harmony, sense of music flow. Gimana penjelasannya bisa mengantisipasi melodi dan chord berdasarkan pemahaman terhadap pattern lagu, even lagu baru yang belum pernah denger. Bagaimana nada 1 (do), itu bisa 'disikapi' dengan  chord C, C7, CM7, F, Fm, Dm7, Gsus tergantung dari alur melodinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada jawaban teknisnya: semua chord itu mengandung nada do. Tapi nggak terus berarti semua chord itu bakal laras waktu diapply. Feeling dan flavour kita yang main pada akhirnya. Sense of harmony, dan flavouring kita terhadap lagu yang kemudian membuat satu lagu bisa dimainkan dengan banyak interpretasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So di hari Jumat yang berbahagia ini, hari dimana nanti malem aku bakal balik ke Bali, I thanks Lord - atas sense of music, yang 'rasanya' ada dalam diriku. Moga2 bisa kumanfaatkan untuk membantu orang lain, menajamkan sense of harmony in every aspect of life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109720260271442036?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109720260271442036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109720260271442036' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109720260271442036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109720260271442036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/10/sense-of-music.html' title='Sense of Music'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109653130273198411</id><published>2004-09-30T14:04:00.000+07:00</published><updated>2004-09-30T15:01:42.730+07:00</updated><title type='text'>Besok Dita Ultah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tanggal 1 Oktober. Tak terasa. Anakku yang ke-3, Nindita Putri Padmana, udah 1 tahun. Missed her much. Mustinya sekarang udah lebih tegak jalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulanan yl. baru latihan jalan, 2-3 langkah, sambil ngomel karena masih takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja jauh dari keluarga, sebenarnya beda dengan idealisme berkeluarga yang aku ingin miliki. Rasanya ada essence yang hilang. Kadang sedih cuma bisa denger suara mereka via telpon, mendengar update tentang mereka dari Ningsih, dan nggak bisa be there with them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With no regret - karena setiap cross road kehidupan aku putuskan dan aku lalui dengan kesadaran penuh. Komitmen setahun kedepan sudah disepakati. Sekarang menyiapkan segala sesuatunya untuk sampai ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup menawarkan pilihan. Tugas kita memilih. Dan bertanggungjawab, dan menjalani, dan menikmati, dan mensyukuri, dan belajar sepanjang jalan kehidupan itu. Pilihan hidup, biasanya bundled dengan resiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah milih, ya otomatis resiko be with us. Itu yang bahasa project managementnya harus dimitigate, diantisipasi dan diatasi. Tapi namanya resiko, ya resiko. Tetep nempel sepanjang jalan  yang harus dilalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dari situ keluar pepatah, "Sak begja-begjane wong kang begja, isih luwih becik wong kang eling lan waspodo."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu ada acara Mimbar Kepercayaan Terhadap Tuhan YME di TVRI. Inget nggak? Salah satu kata kuncinya ya "eling" itu. Eling itu terjemahan sederhananya "ingat", tapi seperti biasa - kosa kata Bahasa Indonesia sangat terbatas untuk bisa menjelaskan makna kata bahasa asing, termasuk Bahasa Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eling mengandung konotasi sadar; sadar kedudukan dan posisi diri dalam semesta (jadi inget Pak Damardjati Soepadjar - dosen Filsafatku). Waspodo, mengandung konotasi alert, waspada, siap sedia, antisipatif - daripada reaktif. Kombinasi kedua kata itu menggambarkan kondisi yang rendah hati, tahu diri, sekaligus antisipatif dan waspada, siap sedia dan paham akan segala kemungkinan yang bisa terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak banyak rasanya orang yang sampai ke taraf itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Dita besok ultah, sampai ke filsafat eling lan waspodo....:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah ngalembono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;doa buat Dita,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tuhan, jika pagi esok menjelang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan nyawa masih Kau anugerahkan kepada Dita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Itu berarti sudah setahun penuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kau berikan hidup padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk setiap detik yang mendewasakannya, aku bersyukur&lt;br /&gt;Untuk setiap suap makanan yang menyehatkannya, aku bersyukur&lt;br /&gt;Untuk setiap rasa sakit yang dia harus alami, aku bersyukur&lt;br /&gt;Untuk setiap air matanya, aku bersyukur&lt;br /&gt;Terlebih untuk tawa yang dia bagikan padaku.&lt;br /&gt;Aku sangat bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, jika pagi esok menjelang&lt;br /&gt;dan nyawa masih Kau anugerahkan kepadaku&lt;br /&gt;Itu berarti sudah setahun penuh&lt;br /&gt;Kau berikan kesempatan bagiku&lt;br /&gt;untuk menjadi orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk setiap ketidaksabaranku, aku mohon ampun&lt;br /&gt;Untuk setiap ketidakdewasaanku, aku mohon ampun&lt;br /&gt;Untuk setiap waktu yang tidak kulewatkan bersamanya, aku mohon ampun&lt;br /&gt;Untuk ketidakpekaanku untuk tertawa bersamanya, aku mohon ampun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, jika pagi esok menjelang&lt;br /&gt;dan nyawa masih kau anugerahkan buat kami berdua&lt;br /&gt;mampukan kami untuk mensyukuri&lt;br /&gt;dan menikmati nyawa itu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagaimana seharusnya Kau mengharapkan kami menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kuserahkan Dita padaMu,&lt;br /&gt;kuserahkan seluruh kemanusiaanku juga padaMu.&lt;br /&gt;Biar apa yang kuberikan dan yang tidak kuberikan padanya,&lt;br /&gt;sama dengan apa yang ingin Kau berikan dan tidak ingin Kau berikan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMEN&lt;br /&gt;(aku percaya)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109653130273198411?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109653130273198411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109653130273198411' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109653130273198411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109653130273198411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/besok-dita-ultah.html' title='Besok Dita Ultah'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109650901384309109</id><published>2004-09-30T08:43:00.000+07:00</published><updated>2004-09-30T08:50:13.843+07:00</updated><title type='text'>They'll Be Here Tomorrow</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Istri dan anak2ku tercinta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berdoa untuk keselamatan, keamanan, dan kesehatan kalian selama perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga selamat sampai di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita bisa berjumpa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Really missed you all.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109650901384309109?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109650901384309109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109650901384309109' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109650901384309109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109650901384309109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/theyll-be-here-tomorrow.html' title='They&apos;ll Be Here Tomorrow'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109600708250572802</id><published>2004-09-24T13:20:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T13:31:32.040+07:00</updated><title type='text'>Jadi Menteri Pendidikan Yuk!</title><content type='html'>  &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ernah melemparkan wacana ke Ningsih: kenapa orang bule kalo nanya kita kerja apa pake kalimat, "What do you do for living?", sementara orang Melayu seperti kita cenderung menggunakan kalimat, "Kerja dimana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa itu ada kaitannya dengan internalisasi konsep Melayu, bahwa orang sekolah supaya 'dapet kerja'? Sementara orang Barat terinternalisasi dengan konsep 'liberating education' yang mereka yakini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;/span&gt;  &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bisa jadi aku mengada-ada, bisa jadi nggak. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Coba, sekarang take a look at ourselves. Apa yang pertama kali dilakukan setelah lulus? Kirim2 CV kan? Pernah nggak kepikir untuk running own business, atau mungkin jadi kordinator tukang koran, atau bentuk-bentuk usaha mandiri lainnya? Pernah nggak? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang pernah, dan setelah dielaborate, muncul alasan kurang modal, nggak tau caranya, nggak punya channel/network, nggak ada bakat, et cetera. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Coba sekarang take a look at ourselves. Berapa diantara kita yang bener2 intens nyoba nyari duit while studying? Alasan klasiknya: takut ngganggu kuliah. Lagian ngapain, masih ada yang biayai kok. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kenapa?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Mass character, education concept, dan social enforcement. Itu menurutku penyebabnya. Dan sialnya, ketiganya saling terkait, saling mempengaruhi dan saling dipengaruhi. Jadi kayak lingkaran setan. Never ending. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Semoga nadanya bukan nada menyesal dan menyalahkan. Kesel sih iya. Gimana nggak kesel, kalau punya pendapat bahwa bangsa ini punya potensi untuk menyelamatkan dan menentukan nasib sendiri, tapi dari waktu ke waktu terbukti bahwa bangsa ini tidak bisa mengaktualisasikan potensi dan tidak berani menanggung resiko atas penentuan nasib sendiri?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Rada nggak nyambung antara alinea di atas dengan yang di atasnya, tapi rasanya kok berhubungan juga. Internalisasi value menggumpal menjadi mass concept yang diyakini kebenaran dan dikuatkan dari waktu ke waktu. Tanpa disadari (atau sebenarnya disadari, tapi udah kadhung ruwet?), mass concept mewarnai konsep dan ide dasar pendidikan dan mempengaruhi subjek dan objek pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun, dasawarsa demi dasarwarsa. Masalah korupsi dana pendidikan nggak usah dibahas - bikin tambah pusing. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Masih bisa dipahamikah pemahamanku? Sukur kalo masih. Tapi kalo nggak juga nggak papa. Ini cuma pendapat kok, dari seorang Adi, yang nggak punya kuasa apa2 untuk mengubah sistem pendidikan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Balik lagi ke my major concern now: benerin dasar pemikiran dan sistem pendidikan. Ujung awalnya dari situ, untuk kemudian in longer term, bangsa ini punya human capital yang worthed dan bahkan menjadi self-started, self-regulated engine untuk mengembangkan bangsa ini. Sementara itu disiapkan, patch2 jangka pendek dijalankan secara konsisten. Kalo ada yang ngeyel, sikat. Mirip2 yang dijalanin Mahathir Mohammad 'lah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Kalo nggak gitu, siapapun yang jadi Presiden, gak akan mampu untuk mengangkat sendirian beban negara ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Harus ada yang mikir ke sana. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Akhir2 ini aku sedang sering bermimpi ditelpon SBY dan diminta untuk jadi Menteri Pendidikan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p   style="margin: 0in; font-family: verdana;font-family:Verdana;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin: 0in; font-size: 10pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Hahahahaha……&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109600708250572802?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109600708250572802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109600708250572802' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109600708250572802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109600708250572802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/jadi-menteri-pendidikan-yuk.html' title='Jadi Menteri Pendidikan Yuk!'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109600568671711266</id><published>2004-09-24T12:28:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T13:01:26.716+07:00</updated><title type='text'>Jangan Kalah Sama Bleki!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sebut saja si X, WNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di harus pergi ke Singapore untuk urusan kerja. Bisakah dia antri, nggak ngeludah &amp; buang puntung sembarangan, dan mematuhi aturan2 Singapore yang seabrek itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari di Singapore, musti balik ke Indonesia.  Bisakah dia antri, nggak ngeludah &amp; buang  puntung sembarangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum tentu. Padahal itu orang yang sama lho... Si X. Kenapa? Karena nggak ada aturan di Indonesia? Karena nggak ada hukuman? Jadi Si X ini orang yang belum cukup dewasa sehingga harus dihukum2 supaya ngerti bahwa seharusnya gini seharusnya gitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf, kasar. Tapi jadi inget dulu pernah punya anak anjing (sebut saja Bleki), yang harus dilatih, dipukul, dibentak, supaya lama2 tau bahwa tempat pup adalah tempat berpasir dekat pintu dapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa bedanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si X itu juga, yang setiap ada kesempatan, selalu ngoceh tentang nggak becusnya pemerintah kita ngatur kehidupan masyarakat, soal korupsi, inefisiensi pemerintahan. Pokoknya, siapapun yang mimpin, nggak ada yang bener.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata..... di Indonesia setiap hari ada 10 orang yang sadar, bahwa ada hal2 yang within our control, manageable, reachable buat kita atur sendiri, yaitu perilaku kita dalam bermasyarakat......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata..... di Indonesia setiap hari ada 10 orang yang sadar, bahwa ngoceh, mengomentari, menyayangkan ini-itu, mengecam tindakan dan kebijakan pemerintah tidak cukup untuk mengubah bangsa ini.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin semuanya akan jadi lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah fokus ke masalah2 besar dan strategis, sementara common culture seperti di atas, bisa dibereskan dan disepakati di level masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah kita berhenti mencerca, melihat ke diri sendiri, dan berusaha menemukan tindakan yang bisa kita lakukan untuk masalah sosial yang ada? Jangan liat kemana-mana! Ke diri sendiri saja. Be objective, dan temukan betapa banyak hal remeh, kecil, yang bisa kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kau kepala keluarga, setidaknya kau kemudian akan menjadi contoh bagi keluargamu. Apabila kau adalah kepala departemen, setidaknya kau akan menjadi contoh departemenmu. Apabila.... maka..... Apabila... maka.....  Bisakah membayangkan snowball effectnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Common culture tadi, adalah akar dari mass value penting dalam masyarakat seperti tanggung jawab, punya rasa malu, patuh, jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now, biarkan waktu dan enforcement dari pemerintah membantu proses internalisasi mass value. Setahun, dua tahun, tiga tahun....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih bisa bermimpi kan? Bermimpilah, bahwa dengan model seperti itu, dalam waktu yang tidak terlalu lama, masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang makin dewasa, berbudaya, punya rasa malu, punya tanggung jawab, jujur, dan patuh aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruskan mimpimu..... bermimpilah mengenai sebuah negara yang bisa mengatur, mengontrol, dan mendidik dirinya sendiri. Adakah korupsi, kebusukan politik, kemaksiatan, kebohongan publik akan punya tempat dalam negara seperti itu? Terlihatkah di mimpimu, betapa manisnya hidup di tempat seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, bangunlah dari mimpi indahmu, dan lakukan sesuatu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kalah sama Bleki!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109600568671711266?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109600568671711266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109600568671711266' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109600568671711266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109600568671711266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/jangan-kalah-sama-bleki.html' title='Jangan Kalah Sama Bleki!'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109599217066824334</id><published>2004-09-24T08:52:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T09:16:10.670+07:00</updated><title type='text'>Link and Match? (cont.)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ada inisiatif yang bagus kayak yang dilakukan oleh JICA dan ITS. Bikin pendidikan D3 yang benar2 berorientasi pada industri. Totalnya 7 semester, 1 semester di kampus, 1 semester di perusahaan. Begitu seterusnya sampai lulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Effort dari PT memang jadi jauh lebih besar. Dia harus menjalin kerja sama jangka panjang dengan industri, melakukan visit dan menampung feedback dari industri, mengatur proses magang pada tiap2 periode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di BaliCamp, sempat menampung mereka selama 1 periode magang. Kontrol dari PT cukup intens, mereka punya mekanisme dan komitmen untuk minta feedback, menjembatani masalah yang terjadi antara anak2 dengan industri, melakukan company visit secara periodik, dan memastikan bahwa feedback dari industri ditindaklanjuti sekembalinya mahasiswa dari industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dipastikan, selulusnya mereka, set of skillnya bisa cukup match dengan kebutuhan industri, dan industri jadi lebih mudah menyerap mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Solo juga ada ATMI, polanya mirip2, mengadopsi kurikulum mechanical engineering Swiss yang terkenal itu. Sekali nglulusin, cuma 20-an orang, diperebutkan oleh kalangan industri manufaktur, sampai2 ada kuota dari ATMI, dan ada evaluasi mengenai performance, career yang akan mempengaruhi kuota perusahaan di waktu yad. Hebat kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangguran usia produktif katanya sekitar 40 juta sekarang (CMIIW). Adakah benang merah yang bisa ditarik antara  link and match  dengan kenyataan itu? Atau , cuma karena kurangnya kesempatan kerja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok belum dapet telp. dari SBY ya?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109599217066824334?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109599217066824334/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109599217066824334' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109599217066824334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109599217066824334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/link-and-match-cont.html' title='Link and Match? (cont.)'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109590493954056057</id><published>2004-09-23T08:55:00.000+07:00</published><updated>2004-09-23T09:02:19.540+07:00</updated><title type='text'>Link and Match?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tiba2 inget beberapa usaha yang pernah aku lakukan untuk nyambungin pihak pendidikan dan pihak industri IT di Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep link and match ini sudah terdengar sejak akhir 80-an. Digaung2kan dan dipandang sebagai konsep cerdas yang akan memecahkan kebuntuan hubungan antara pencetak tenaga kerja dengan pemakai tenaga kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, setelah sekitar 8 tahun berkecimpung di dunia industri, di HR pula, rasanya kok nggak ada effort yang sistematis di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencetak cenderung birokratis, terkungkung dalam dunianya sendiri, tidak fleksibel, kurang proaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakai cenderung arogan, tidak mau mengerti kesulitan partnernya, result oriented, dan memiliki pre-persepsi bahwa pencetak lambat bergerak, tidak proaktif, dsb, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin lengkap dengan kontribusi dan support pemerintah yang hangat2 tai ayam. Yang sektoral, dan kadang naif.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109590493954056057?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109590493954056057/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109590493954056057' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109590493954056057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109590493954056057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/link-and-match.html' title='Link and Match?'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109581900800100746</id><published>2004-09-22T08:51:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T09:20:32.660+07:00</updated><title type='text'>Strategi Marketing Agama</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;AA Gym is on SCTV last night.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;He's one of my favourite speaker. I'm a Christian, but think that he's more universalist rather than trapped into shallow religion-based concept. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bicara soal karakter pemimpin, pentingnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;set the example&lt;/span&gt; dan pentingnya pendidikan. Mungkin menanggapi pemilu putaran 2 yang baru aja selesai. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Some of his speech, somehow, &lt;/span&gt;kayak penjabaran dan penguatan dari apa yang aku tulis di blog ini kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dia bisa tetap universalist, tidak terjebak ke aliran politik manapun, dan tidak menelan ludah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;I wonder, &lt;/span&gt;ada nggak sih speaker Kristen yang sehebat dia? Mungkin ada, tapi tidak bisa mengakses masyarakat seperti dia (karena isu mayoritas/minoritas?). Atau nggak ada. Yang ada di TV, lebih sering cenderung sangat segmented. Jangankan universalist, diterima oleh semua aliran di Kristen aja nggak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu ada pendeta yang secara prinsip cukup universalist: Pak Ayub Yahya (GKI Kayu Putih). Tapi untuk bisa muncul ke permukaan seperti AA Gym, perlu marketing juga...:) Ini yang mungkin nggak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik juga untuk mengamati bagaimana akhir2 ini, kaum muslim mulai memanfaatkan lagu, memberi nilai tambah kepada lagu, dan mendalami seni suara untuk meningkatkan penerimaan jemaatnya terhadap lagu. Dulu, yang namanya lagu2 muslim itu cuma qasidah, bimbo, dan beberapa yang lain. Itupun sangat 'islam' kedengarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang lain. Banyak a cappella yang bagus dari kalangan muslim. Banyak lagu baru yang nadanya lebih universalist, tidak terjebak ke (lagi2) irama padang pasir macam qasidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lain lagi: cara berdoa. Dulu, yang aku lihat di TV, cara berdoa muslim gitu2 aja. Ada imam/pembaca doa, doa dibacakan dalam bahasa arab, terus diterjemahkan ke bahasa indonesia. Tidak ada upaya memberikan sentuhan emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang beda. Cara muslim berdoa lebih rileks, lebih emosional, lebih bebas. Mirip dengan cara berdoa orang kristen. Bahasa yang dipakai juga lebih grounded, disuarakan dengan intonasi emosional yang menggugah naik turunnya emosi, dan bisa membuat orang yang mendengarnya menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik kan? Masing2 mengambil nilai lebih dari yang lain, dan coba menerapkannya di lingkungan masing2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kristen... apa ya? Ada juga sih, meski kecil yang impactnya belum terlalu luas: kayak ajakan untuk doa pagi, jam 5 di gereja, setiap hari misalnya. Ini mengadopsi kedisiplinan muslim dalam hal sholat - I guess.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebihnya, yang lebih banyak aku amati, justru muslim yang banyak belajar akhir2 ini, dan mengambil cara yang baik, dari kristen, untuk diterapkan di lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109581900800100746?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109581900800100746/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109581900800100746' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109581900800100746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109581900800100746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/strategi-marketing-agama.html' title='Strategi Marketing Agama'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109576023166895090</id><published>2004-09-21T16:02:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T09:22:12.790+07:00</updated><title type='text'>Pendidikan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lagi males kerja. Agak ngantuk juga. Tidur jam 12 malem, bangun jam 4 pagi lebih dikit. Ngalembono aja dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Masih mengenai pemilu. Personally agak exited dengan terpilihnya SBY. Bukan secara politis, tapi ada harapan di diri,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; knowing that he's such an intellectua&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;l. Pengin ngerasain bagaimana negara ini dipimpin oleh model pemimpin yang (mustinya) punya konsep, punya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;background&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; militer, sekaligus suka belajar.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Thinking general&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; - ada sebutan itu buat SBY dari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;press&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Seru juga, ngebayangin gimana seorang jendral menggunakan isi kepalanya secara lebih intens daripada menggunakan otot kawat balung wesi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Should be interesting. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Again &amp; again, interestku tetap untuk melihat upaya yang konkrit, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;well-planned&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, dan continuous dalam hal pendidikan. After all, aspek yang lebih sering dianggap sebagai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;meta-aspect&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, nggak langsung kelihatan hasilnya ini, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;imho&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, pegang peran penting dalam pembentukan karakter bangsa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nggak tau pada sadar atau nggak, nggak tau bener nggak, tapi aku berpendapat bahwa akar dari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;never-ending problem of this country &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;terkait erat dengan konsep di ilmu sosial yang sering disebut &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;mass-character.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Karakter massa. Karakter bangsa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kita ini sering terlena seolah-olah jumlah penduduk yang banyak, tanah yang (dulu katanya) subur, posisi geografis, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;are everything&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Padahal itu semua adalah potensi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lupa bahwa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;precious gift  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;dari Tuhan itu nggak akan banyak gunanya, kalau tidak diimbangi dengan kerja keras, hati nurani, kejujuran, kepintaran, ketidakserakahan, dan keinginan belajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semakin ke sini, kok rasanya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;mass character &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;bangsa ini semakin tidak konstruktif. Lebih sering melihat ke belakang, membandingkan yang sudah terjadi dengan masa kini, menyesalkan kenapa kok dulu nggak gini - nggak gitu, mencari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;excuse&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; terhadap kegagalan bangsa dengan jutaan alasan, nggak mau mengaca ke diri sendiri dan belajar dari bangsa lain. Itu sebabnya... menurutku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Negara-negara lain di Asia bisa cepat sembuh, bukan karena mereka secara geografis lebih kecil daripada Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;At least&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, bukan hanya karena itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Willingness to learn, to change, to think and move forward&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; - nggak ada, atau lemah. Jadinya cuma muter2 dari satu lingkaran setan ke lingkaran setan yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pendidikan yang kusebut tadi, tidak hanya kepintaran akal, tapi juga mengenai hal yang dulu disebut sebagai budi pekerti. Pelajaran yang dulu pernah ada, tapi disisihkan, dinomor 100-kan, bukan karena nggak penting, tapi karena kita gagal memahami arti pentingnya pelajaran itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Baru di akhir 80-an, muncul lagi yang namanya konsep EQ, yang berpendapat bahwa kesuksesan dan keberhasilan individu - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;or even nation&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; ternyata lebih ditentukan oleh kecerdasan emosionalnya, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;instead of &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;kecerdasan kognitif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(Lha memang iya. Jauh sebelum itu, orang-orang jaman dulu juga udah tau...:D)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pendidikan seperti itu yang rasanya perlu didorong lagi. Dibahasakan ulang, dipahami intinya. Susah memang, karena itu lebih banyak bergerak di area yang nggak kelihatan seperti moral, hati nurani, kepekaan sosial, etc. Agak detil bicara soal kepekaan sosial misalnya; coba kalo pendidikan kita berhasil menanamkan kepekaan sosial... apa korupsi akan sampai ke stadium 4 seperti sekarang ini? Rasanya nggak ya? Again - agak susah karena target belajarnya harus sampai ke tataran moral, hati nurani. Jangan cuma sampai ke tataran knowledge seperti yang dulu dan sekarang terjadi. "Jadi anak2.... kepekaan sosial adalah...... " Dan di ujian, pertanyaannya menjadi "Kepekaan sosial adalah....."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nggak gampang? Absurd? Kesusahan dan ke-absurd-an sebaiknya diletakkan setelah diskusi mengenai perlu nggak perlu selesai dijawab. Siapa juga yang bilang mendidik itu gampang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Si Hillary Clinton sampe bikin buku mengenai pendidikan yang judulnya agak bombastis, tapi rasanya bener: "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;It Takes a Village&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;". Di buku yang aku juga belum selesai baca itu, dia bilang bahwa untuk mendidik dan menjadikan 1 anak menjadi warga negara yang baik, diperlukan kontribusi penduduk sedesa. Perlu contoh, perlu perhatian, perlu kondisi yang kondusif, perlu sistem pendidikan formal yang bener. Kalo nggak, ya nggak usah ngimpi pendidikan bakal berhasil...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Indonesia, sudahkah berpikir sampai ke sana? Berpikir, mungkin sudah. Yang berpikir ke arah sanapun rasanya masih segelintir orang dengan keterbatasan masing2. Mikir mengenai itu sebelum tidur, berjanji ke diri sendiri untuk memikirkan dan menindaklanjuti pikiran itu keesokan harinya, tapi kemudian lupa menindaklanjuti karena dapat laporan ada gedung sekolah yang ambruk. Jadi kayak ditampar dan balik lagi ke nalar yang 'apa adanya'. Sorenya, pulang dari kantor, dia mikir lagi, kemudian pikiran itu dibunuh dengan statement otak kanan, "Ngapain mikir gituan? Yang basic2 aja belum kejadian...."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Siapa yang salah? Diskusi salah-benar, sudah terlalu sering dilakukan secara berlebihan. Bukan dalam wacana belajar supaya nggak kejadian lagi, tapi lebih sering dalam wacana menyalahkan pihak lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam sebuah diskusi off-line dengan COO-ku, ibaratnya kita masuk ke perusahaan yang masalahnya udah kusut kayak segulungan benang tak jelas ujung pangkalnya di tempat sampah, darimana kita mulai pecahkan masalah? Dalam situasi seperti itu, mana ujung mana pangkal nggak terlalu penting - menurutku. Ambil aja sembarang bagian dari benang itu, potong dengan gunting, dan sepakati bersama-sama, bahwa itu ujung benang. Begitu seterusnya, secara bertahap. Setiap kali ketemu masalah, putuskan benangnya tepat dimana masalah itu ketemu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di salah satu forum diskusi capres, ada panelis yang tanya soal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;liberating education&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Wuih... canggih konsepnya. Pendidikan yang membebaskan. Agak serem kayaknya - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;not really sure&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kenyataannya, konsep pendidikan sekarang selalu berubah sesuai dengan perubahan menterinya. Jadi kita ini nggak pernah cukup sabar untuk melihat efek/hasil pendidikan kita sendiri. Padahal, banyak lho, yang sepakat bahwa pendidikan itu proses, makan waktu, dan lebih &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;process-oriented &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;daripada &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;result-oriented&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hasilnya ya gitu dah.... Nggak perlu kan, bertele2 dengan fakta2 miring soal pendidikan kita?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jadi? Ya gitu itu... sepakat di level konsep mengenai semacam Rencana Pendidikan Jangka Panjang, menterjemahkan ke level teknis/operasional, mengeliminasi keterbatasan yang ada, dan sabar dan konsisten, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;committed&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; untuk menjalankannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Sounds easy? No, it ain't easy at all.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mungkin ada yang nggak setuju dengan analogi berikut: adakah diantara kita yang tidak yakin Tuhan itu udah tau apa yang akan terjadi terhadap dunia ini nantinya? Apakah Tuhan tidak tahu kapan dunia bakal kiamat? Tahu kan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Terus, kalo toh akhirnya juga hancur, kenapa Tuhan ngotot dengan banyak cara mencoba mendidik dan mengajar manusia? Kenapa sih nggak dibiarin aja, toh nantinya juga kiamat, pada mati semua?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Well, dari sudut pandang pendidikan, mungkin karena Tuhan juga di pihak yang percaya bahwa dalam pendidikan, proses bisa jadi lebih penting daripada hasil....:-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109576023166895090?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109576023166895090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109576023166895090' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109576023166895090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109576023166895090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/pendidikan.html' title='Pendidikan'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109575728470567581</id><published>2004-09-21T15:58:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T09:23:03.143+07:00</updated><title type='text'>Ngalembono?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ngalembono. Itu bahasa Jawa. Bukan Java - sama sekali bukan. Terjemahan bebasnya "mengembara". Lebih dalam pengertian spiritual, mental, daripada pengembaraan dalam konotasi fisiknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ngalembono menjelaskan perjalanan pikiran, bisa dalam bentuk yang high-level (visioning gitu), atau yang low-level macam ngelamun biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tadinya nama blog ini Thoughts Recompiled. Tapi tiba2 'ngalembono' muncul di kepala, dan rasanya lebih pas dengan isinya yang gado-gado.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109575728470567581?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109575728470567581/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109575728470567581' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109575728470567581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109575728470567581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/ngalembono.html' title='Ngalembono?'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109575065571492521</id><published>2004-09-21T12:16:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T09:24:12.786+07:00</updated><title type='text'>New Hope (?)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kemarin pemilu. Yang menang (kayaknya) SBY &amp; JK. Aku golput. Sebenarnya pengin milih, tapi udah terlanjur nggak ndaftar karena pindah rumah dari kontrakan ke rumah sendiri (di Bali).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bunch of hope for both of two. Personally, aku rasa kombinasi mereka jauh lebih mantap daripada Mega &amp;amp; Hamzah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi jalan panjang masih membentang. Semuanya masih hipotetik. Belum empirik. Mungkin bangsa ini akan dibawa ke arah yang lebih konseptual, lebih teoritis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;My own concern is education. Still believe that to see better Indonesia in long future, we have to take a very good care of national education policy, infrastracture, and human capital. Pengin usul ke SBY, supaya dari TK udah ada mata pelajaran "Rasa Malu". Bangsa ini tidak punya rasa malu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Grass root mungkin masih punya rasa malu, tapi di mid level, politikus, pejabat... bwehhh... njelehi!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Congrat and good luck!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109575065571492521?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109575065571492521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109575065571492521' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109575065571492521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109575065571492521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/09/new-hope.html' title='New Hope (?)'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-109334517753280972</id><published>2004-08-24T17:56:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T09:25:02.640+07:00</updated><title type='text'>5 long months</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Long time no see....:)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;A long 5 months, with bunch of learning points, swinging decision, uncertainty, inconfidence. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-109334517753280972?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngalembono.blogspot.com/feeds/109334517753280972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6734008&amp;postID=109334517753280972' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109334517753280972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/109334517753280972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/08/5-long-months.html' title='5 long months'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-108260853834032612</id><published>2004-04-22T12:34:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T09:25:46.266+07:00</updated><title type='text'>Sumpah!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Masih tentang ketidakpastian,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;menunggu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ketidakjelasan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Gak enak rasanya. Sumpah!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-108260853834032612?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/108260853834032612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/108260853834032612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/04/sumpah.html' title='Sumpah!'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-108130613953722678</id><published>2004-04-07T09:48:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T09:26:29.556+07:00</updated><title type='text'>This is the day</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;This might be the day. The day that change my life. Today I will have final interview with CEO of a company. Can't sleep and eagerly waiting for that moment. Waiting is something which could make you nervous.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;I think I won't take the opportunity offered by my current company to rejoin the team. Too many things happened - and might be happened in the future. I'd rather looking for other opportunity. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;So wish me luck.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-108130613953722678?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/108130613953722678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/108130613953722678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/04/this-is-day.html' title='This is the day'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6734008.post-108130442790114178</id><published>2004-04-07T09:18:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T12:23:38.230+07:00</updated><title type='text'>I welcome myself to blogger</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;This is just a test article. I want to put all of my thoughts here. It might be varied, started from daily excerpt to analysis about something within my area of interest.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6734008-108130442790114178?l=ngalembono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/108130442790114178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6734008/posts/default/108130442790114178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngalembono.blogspot.com/2004/04/i-welcome-myself-to-blogger.html' title='I welcome myself to blogger'/><author><name>Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04962885893063086086</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_9jVkaynQsNo/TGQ4M70SbgI/AAAAAAAAADs/Aj5hXRypdoo/S220/me.jpg'/></author></entry></feed>
